Tuesday, February 10, 2026

Heboh Epstein Files Bongkar Jutaan Dokumen Rahasia: Dari Presiden, Artis hingga Pengusaha Besar

Heboh Epstein Files Bongkar Ribuan Dokumen Rahasia: Dugaan Hubungan dengan Mafia Rusia hingga Aliran Sekte Sesat

JAKARTA, Nawacita – Heboh Epstein Files Bongkar Jutaan Dokumen Rahasia, Jutaan berkas baru terkait pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein telah dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ), akhir pekan kemarin. Ini adalah jumlah dokumen terbesar yang dibagikan oleh pemerintah Paman Sam, sejak undang-undang mewajibkan perilisannya tahun lalu.

Dilaporkan BBC International, ada 3 juta halaman, 180.000 gambar, dan 2.000 video yang dipublikasikan. Perilisan ini terjadi 6 minggu setelah departemen tersebut melewati tenggat waktu yang ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump, yang mewajibkan semua dokumen terkait Epstein untuk dibagikan kepada publik.

“Perilisan hari ini menandai akhir dari proses identifikasi dan peninjauan dokumen yang sangat komprehensif untuk memastikan transparansi kepada rakyat Amerika dan kepatuhan,” kata Wakil Jaksa Agung Todd Blanche, dikutip Senin (2/2/2026).

- Advertisement -

Banyak email dan dokumen tersebut berasal dari lebih dari satu dekade yang lalu. Banyak tokoh ternama disebut, mulai dari Trump sendiri, sejumlah petinggi negara, pengusaha, bahkan Mossad Israel dan kiswah, kain penutup Ka’bah.

Perlu diketahui, Epstein dihukum di 2008 karena meminta hubungan seks dari seorang gadis berusia 14 tahun. Epstein sendiri telah meninggal pada Agustus 2019 saat berada di penjara dengan cara bunuh diri, meski masih menjadi misteri.

Puluhan Ribuan dokumen baru dari Epstein Files yang dirilis Departemen Kehakiman AS pada Jumat 30 Januari 2026 kembali mengguncang publik internasional. Tranche terbaru berisi jutaan halaman email dan catatan komunikasi yang mengaitkan Jeffrey Epstein dengan sejumlah tokoh dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, jaringan mafia Rusia, hingga pengusaha teknologi Elon Musk.

Epstein–Putin: Dugaan Honeytrap Kremlin

Lebih dari 1.000 halaman dokumen menyebut nama Putin, sementara hampir 10.000 referensi terkait Moskow. Email menunjukkan rencana pertemuan Epstein dengan Putin, termasuk pesan dari 2011 yang menyebut “appointment with Putin” di Rusia. Pada 2014, pengusaha Jepang Joi Ito menulis kepada Epstein tentang rencana bertemu Putin bersama Reid Hoffman, meski akhirnya dibatalkan setelah tragedi Malaysia Airlines MH17.

Baca Juga: Operasi Militer Rahasia Paling Terkenal Dalam Sejarah Dunia

Komentator menyebut Epstein bisa saja menggunakan perempuan Rusia dalam operasi “honeytrap terbesar di dunia” yang diduga melibatkan Kremlin. Intelijen AS mengklaim hubungan Epstein dengan Rusia telah lama dipantau, sementara agen Inggris berhati-hati karena kedekatannya dengan Pangeran Andrew.

Keterkaitan dengan Mafia dan Robert Maxwell

Sumber keamanan AS menuding Epstein memiliki hubungan lama dengan mafia Rusia dan kemungkinan menjadi target pemerasan. Dugaan lain menyebut Epstein diperkenalkan ke dunia spionase oleh Robert Maxwell, mantan taipan media dan ayah Ghislaine Maxwell. Maxwell diduga menjadi aset Rusia pada 1970-an dan membantu Mossad, serta dicurigai melibatkan Epstein dalam pencucian uang.

Heboh Epstein Files Bongkar Ribuan Dokumen Rahasia
Heboh Epstein Files Bongkar Ribuan Dokumen Rahasia: Dugaan Hubungan dengan Mafia Rusia hingga Aliran Sekte Sesat.

Elon Musk dan Email yang Bocor Dokumen juga memuat email antara Epstein dan Elon Musk. Meski Musk sebelumnya mengklaim menolak semua undangan ke pulau pribadi Epstein, catatan 2013 menunjukkan Musk justru meminta kesempatan berkunjung saat berada di Saint Barthélemy. Epstein bahkan menawarkan helikopter untuk menjemputnya.

Putri Musk, Vivian Wilson, mengonfirmasi keberadaan mereka di Saint Barth pada periode tersebut, memperkuat keaslian email. Wilson menulis di Threads bahwa dirinya baru mengetahui isi komunikasi itu dan menyebut sang ayah berusaha menampilkan email “di luar konteks.”

Selain itu, email lain menunjukkan Epstein pernah berterima kasih kepada Musk atas tur fasilitas SpaceX pada 2013, bertentangan dengan klaim Musk pada 2020 bahwa Epstein “tidak pernah” mengunjungi fasilitas tersebut.

Respon Politik dan Publik

Rilis 3,5 juta dokumen ini memicu reaksi keras. Neo-Nazi dan influencer sayap kanan Nick Fuentes menuduh pemerintahan Trump dan DOJ “menyembunyikan” keberadaan Epstein Files selama setahun sebelum akhirnya dirilis atas perintah Kongres. Ia menuding masih ada banyak hal yang ditutup-tutupi.

Sementara itu, para tokoh yang disebut dalam dokumen membantah melakukan kesalahan atau mengetahui aktivitas kriminal Epstein. Namun, publikasi terbaru ini kembali menyoroti dugaan keterlibatan Epstein dalam jaringan internasional yang mencakup politik, bisnis, hingga spionase.

Michael Jackson, Diana Ross, Chris Tucker, dan Mick Jagger

Selain para politisi, sejumlah selebritas ikut muncul dalam dokumen yang dirilis baru-baru ini. Epstein memang tersohor dengan jejaringnya di berbagai bidang, khususnya pada dunia hiburan, politik, dan bisnis.

Beberapa foto yang dirilis oleh Departemen Kehakiman memperlihatkan Epstein bersama selebriti seperti Michael Jackson, Mick Jagger, dan Diana Ross.

Foto-foto itu tidak menyertakan kapan, di mana, atau dalam konteks apa diambilnya. Atas dasar itu pula, tidak jelas apakah Epstein memiliki keterkaitan dengan para figur publik tersebut atau hanya bertemu secara kebetulan dalam acara-acara tertentu.

Dalam salah satu foto yang baru dirilis, Epstein berfoto bersama Michael Jackson. Bintang pop tersebut mengenakan setelan jas, sementara Epstein terlihat mengenakan hoodie beritsleting.

Sementara itu, ada foto lain yang juga memperlihatkan Jackson, Clinton, dan penyanyi Diana Ross berpose bersama di area kecil. Ada beberapa wajah lain, tapi telah disamarkan dari foto itu.

Foto lain di antara ribuan berkas juga menunjukkan legenda Rolling Stones, Mick Jagger, berpose bersama Clinton dan seorang perempuan yang wajahnya juga disamarkan. Mereka semua mengenakan pakaian koktail.

Ada pula, aktor Chris Tucker yang berpose dan duduk di samping Clinton di meja makan. Foto lain menunjukkan Tucker di landasan pesawat bersama Ghislaine Maxwell, rekan Epstein yang telah dihukum.

BBC telah menghubungi Jagger, Tucker, dan Ross untuk komentar. Clinton sebelumnya membantah mengetahui tindak kejahatan seksual Epstein, dan menyebut foto-foto tersebut sudah berusia puluhan tahun.

“Ini bukan tentang Bill Clinton. Tidak pernah, dan tidak akan pernah,” kata juru bicara tersebut.

Ratusan ribu berkas lagi yang belum dirilis

Lebih dari 550 halaman dari berkas yang dirilis pada Jumat lalu, sepenuhnya telah disunting. Hal ini termasuk pernyataan polisi, laporan penyelidikan, dan foto-foto.

Menurut CBS, mitra BBC di Amerika Serikat, terdapat dokumen terkait penyelidikan juri besar di mana 100 halaman sepenuhnya dihitamkan.

Pejabat, sebagaimana diatur dalam undang-undang, diizinkan untuk menyunting materi untuk melindungi identitas korban atau hal-hal yang terkait dengan penyelidikan kriminal yang sedang berlangsung, tetapi mereka diwajibkan oleh undang-undang untuk menjelaskan penyuntingan tersebut.

Namun hingga saat ini tak ada penjelasan mengenai tujuan penyuntingan itu secara detil.

Ketika ditanya mengenai alasan perilisan berkas tidak akan sesuai batas waktu, Blance menjawab: “Sangat sederhana dan jelas. Undang-undang juga mewajibkan kami untuk melindungi korban.”

snpobbcnws.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru