Tuesday, February 10, 2026

Bupati Bojonegoro Lantik 201 ASN Pemkab di Kayangan Api, Kobarkan Semangat Pelayanan Publik

Bupati Bojonegoro Lantik 201 ASN Pemkab di Kayangan Api, Kobarkan Semangat Pelayanan Publik

BOJONEGORO, Nawacita – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dengan nuansa yang tak biasa. Sebanyak 201 pejabat dilantik langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono di kawasan objek wisata geologi Kayangan Api, Rabu (28/1/2026).

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Ketua TP PKK Cantika Wahono, Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, Sekretaris Daerah Edi Susanto, para asisten dan staf ahli, serta Kepala BKPP Bojonegoro Hari Kristianto.

Bupati Setyo Wahono menjelaskan, pemilihan lokasi Kayangan Api dan penggunaan seragam batik bermotif khas Obor Sewu bukan sekadar simbolis. Kayangan Api merupakan salah satu destinasi unggulan dalam Geopark Bojonegoro yang telah dikenal di tingkat nasional hingga internasional melalui pengakuan UNESCO. Api abadi di kawasan tersebut dimaknai sebagai simbol semangat yang terus menyala.

- Advertisement -

“Api melambangkan kehidupan, kehangatan, dan penerang bila digunakan secara bijak. Namun jika disalahgunakan, api justru bisa membakar dan merugikan diri sendiri. Filosofi ini menjadi pengingat bagi kita untuk selalu berdedikasi tinggi dalam melayani masyarakat,” ujar Bupati.

Baca Juga: STIE Cendekia Bojonegoro Perkuat Sinergi dengan FAME Jatim dan PT Bahagia Elok Sentosa

Ia menegaskan bahwa penempatan tugas dan jabatan baru harus dimaknai sebagai amanah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sementara itu, batik Obor Sewu yang dikenakan para pejabat mencerminkan kekayaan budaya lokal sekaligus mengandung nilai perjuangan, kejujuran, dan kesabaran.

Bupati Bojonegoro Lantik 201 ASN Pemkab di Kayangan Api
Bupati Bojonegoro Lantik 201 ASN Pemkab di Kayangan Api, Kobarkan Semangat Pelayanan Publik.

“Selamat kepada bapak dan ibu yang hari ini resmi dilantik. Saya menyampaikan apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi selama bertugas di posisi sebelumnya,” kata Bupati Wahono.

Menurutnya, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi serta sistem pembinaan kepegawaian. “Tujuannya untuk meningkatkan profesionalisme dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Pelaksanaan pelantikan di kawasan wisata juga menjadi langkah inovatif Pemkab Bojonegoro dalam mempromosikan potensi daerah. Diharapkan, kegiatan resmi yang digelar di Kayangan Api dapat meningkatkan perhatian publik terhadap destinasi wisata lokal sekaligus memperkuat posisi Bojonegoro menuju Geopark nasional dan UNESCO.

Adapun pejabat yang dilantik dan dimutasi berasal dari berbagai jenjang, mulai pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, hingga jabatan fungsional.

Reporter: Parto Sasmito

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru