Saturday, March 28, 2026

Film Kafir Bersekutu dengan Setan: Ritual Gerbang Sukma di Balik Makan Malam yang Tragis

Nawacita.co – Industri film horor Indonesia kembali membuktikan taringnya melalui karya yang tidak hanya mengandalkan jump scare, melainkan kekuatan atmosfer dan kedalaman cerita.

Film Kafir: Bersekutu dengan Setan hadir sebagai sebuah sajian horor klasik yang estetik, membawa penonton masuk ke dalam labirin misteri keluarga yang mencekam.

Gerbang Sukma dijadwalkan akan segera tayang di bioskop Indonesia pada 29 Januari 2026. Sekuel ini akan melanjutkan kisah teror yang lebih mencekam dengan skala yang lebih besar, mengungkap misteri yang belum tuntas dari film pertamanya.

Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan diproduseri oleh Chand Parwez Servia bersama Upi, film ini berhasil mencuri perhatian sejak perilisannya karena kualitas visualnya yang sinematik serta akting memukau dari jajaran aktor papan atas.

Baca Juga: Mengintip Keseruan Film One Piece Netflix Season 2

Cerita bermula dari kehidupan sebuah keluarga yang tampak harmonis dan bahagia. Namun, kebahagiaan itu hancur berantakan dalam sebuah makan malam yang tragis. Sang bapak, Herman (Teddy Syach), tiba-tiba merasa kesakitan saat sedang makan.

Herman mendatangi seorang dukun atau perantara ilmu hitam (yang dalam film digambarkan melalui aura mistis karakter yang diperankan Sujiwo Tejo).

Di sana, Herman melakukan ritual “Gerbang Sukma”, sebuah perjanjian yang mengharuskan seseorang menyerahkan bagian dari jiwanya dan jiwa keturunannya sebagai jaminan atas kemakmuran yang ia terima di dunia.

Secara mengerikan, ia memuntahkan beling dan akhirnya tewas mengenaskan di hadapan istri dan anak-anaknya.

Herman kemudian menikah dengan Sri dan membangun keluarga yang terlihat sempurna. Namun, rumah yang mereka tempati sebenarnya berdiri di atas “fondasi” yang rapuh.

Baca Juga: Nonton 13 Film Horor Ini Dapat Rp 18,5 Juta

Selama bertahun-tahun, Herman menyimpan sebuah foto tua yang disembunyikan rapat-rapat, foto yang menjadi simbol kontrak gaibnya.

Kejadian janggal tersebut barulah awal dari mimpi buruk yang panjang. Sang ibu, Sri (Putri Ayudya), mulai mengalami teror gaib yang luar biasa hebat. Ia merasa ada sosok tak kasat mata yang mengincarnya.

Kondisi psikis Sri yang kian tak stabil membuat kedua anaknya, Andi (Rangga Azof) dan Dina (Nadya Arina), merasa khawatir.

Demi menyelamatkan nyawa sang ibu, Andi dan Dina berusaha mencari tahu penyebab kematian ayah mereka dan teror yang menyusulnya. Penyelidikan mereka membawa mereka pada rahasia masa lalu sang ayah yang kelam.

Baca Juga: Fakta Film Horor Roh Fasik, Yang Telah Tayang di 3 Negara

Mereka mulai mencurigai keterlibatan seorang dukun di desa mereka, namun kebenaran ternyata jauh lebih gelap dari sekadar praktik santet biasa.

Ada sebuah “Gerbang Sukma” yang terbuka sebuah perjanjian dengan kekuatan hitam yang menuntut tumbal nyawa.

Kini, Andi dan Dina harus berpacu dengan waktu sebelum sang ibu benar-benar terhisap ke dalam kegelapan abadi.***

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru