Kiai Jabar–DKI Desak Percepatan Muktamar NU, Soroti Dualisme PBNU
Cirebon, Nawacita.co – Forum Bahtsul Masail para kiai se-Jawa Barat dan DKI Jakarta secara tegas mendorong Rais Aam dan jajaran Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk segera mempercepat pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Pengasuh Ponpes Kempek, Muhammad Shofi bin Mustofa Aqiel, menegaskan percepatan muktamar merupakan langkah darurat demi menyelamatkan NU dari berbagai mafsadat.
“Kepemimpinan PBNU saat ini tidak lagi efektif dan melahirkan dualisme legitimasi antara Syuriyah dan Tanfidziyah, yang berdampak pada polarisasi warga NU hingga melemahnya wibawa organisasi,” paparnya, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: Kader NU se-Dunia Serukan Kembali ke Khittah 1926 dan Tegakkan Supremasi Syuriyah PBNU
Forum Bahtsul Masail juga merumuskan kriteria pemimpin PBNU ke depan, yakni sosok ulama yang faqih, berintegritas, bersih secara moral dan spiritual, serta tidak terjebak ambisi kekuasaan.
“NU ini bukan kendaraan politik pribadi. Muktamar harus menjadi jalan konstitusional agar NU kembali dipimpin oleh ulama yang benar-benar menjadi khadim al-ummah, pelayan umat,” pungkasnya.
Reporter: Alus

