Tuesday, February 10, 2026

Jelang Liga 4, Gubernur Koster Terima Pengurus Asprov PSSI Bali

Jelang Liga 4, Gubernur Koster Terima Pengurus Asprov PSSI Bali

Denpasar, Nawacita | Jajaran pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bali melakukan audiensi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster jelang bergulirnya Liga 4 PSSI Bali 2026 pada Sabtu (17/1/2026) sore.

Pengurus Asprov PSSI Bali diterima Gubernur Koster di rumah dinas Jabatan Gubernur Bali. Hadir dalam pertemuan itu, Plt. Ketua Umum PSSI Bali Pieter Tanuri, Wakil Ketua Umum, IGN. Anom Jaksa Saputra, Sekretaris Umum (Sekum), I Dewa Made Teges Wirawan, Departemen Organisasi, Ketut Suantika, Departemen Kompetisi, Richi Kurniawan dan Ketua Panitia Liga 4 PSSI Bali, I Made Pakris.

Dalam pertemuan tersebut, hal utama yang jadi pembahasan adalah rencana pelaksanaan Kompetisi Liga 4 PSSI Bali 2025/2026 dan pengembangan sepakbola di Bali.

- Advertisement -

”Kehadiran kami disambut baik oleh Bapak Gubernur Bali terkait dengan pelaksanaan Kompetisi Liga 4 PSSI di Bali. Nantinya, Liga 4 akan bernama Piala Gubernur Bali yang bakal digulirkan pada tahun ini dengan surat rekomendasi dan penunjang lainnya yang didukung langsung Bapak Gubernur Bali,” jelas Sekum Asprov PSSI Bali, Dewa Made Teges, saat dikonfirmasi Minggu (18/1/2026).

Baca Juga: Gubernur Koster: Bali Tetap Peringkat Satu Destinasi Wisata Dunia Meski Diterpa Isu

Selain membahas pelaksanaan Liga 4 yang bakal bernama Piala Gubernur Bali, diskusi juga berlanjut perihal pengembangan sepakbola di Bali.

Salah satu tujuan utamanya adalah mempersiapkan tim sepakbola Pra PON Bali menuju PON XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelum bertemu Gubernur Bali, para pengurus Asprov PSSI Bali melakukan sosialisasi program kerja bersama stakeholder yang berada di bawah naungan Asprov PSSI Bali. Sosialisasi dilaksanakan di Bali United Cafe, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (16/1/2026) sore.

Hal utama yang menjadi fokus pekerjaan selama masa kekosongan pimpinan tersebut adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam berkontribusi terhadap kemajuan sepakbola di Bali.

Baca Juga: Gubernur Koster Pastikan Proyek Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi Segera Dibangun

Mulai dari pelaksanaan Lisensi D pelatih dengan biaya yang terjangkau, kemudian kursus wasit C3 yang akan dikaji ulang untuk melahirkan wasit berkompeten dan meningkatkan SDM penunjang lainnya untuk memajukan sepakbola di Bali.

Selain itu, pekerjaan lainnya adalah memfokuskan terhadap pengembangan sepak bola usia muda, sepakbola wanita dan kepedulian terhadap sepakbola pantai hingga futsal di pulau Bali.

Selama 6 bulan kedepan hingga bulan Juli 2026, Asprov PSSI Bali untuk sementara akan dipimpin oleh seorang pelaksana tugas (Plt.) hingga terpilihnya Ketua Umum Asprov PSSI Bali yang baru periode berikutnya. psmrdk

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru