Tuesday, February 10, 2026

Dialog Interaktif Sapa Bupati, Warga Bojonegoro Sampaikan Keluhan Langsung Ditanggapi Solusi

Dialog Interaktif Sapa Bupati, Warga Bojonegoro Sampaikan Keluhan Langsung Ditanggapi Solusi

Bojonegoro, Nawacita – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menggelar dialog interaktif ‘Sapa Bupati’ di Pendopo Malowopati, Senin (19/1/2026). Bupati Bojonegoro Setyo Wahono hadir langsung untuk mendengarkan keluhan-keluhan dari masyarakat, serta memberikan solusi dengan menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta camat untuk menindaklanjuti laporan secara langsung.

Antusiasme warga begitu tinggi untuk mengikuti agenda bulanan itu, bahkan datang lebih awal 1 jam lebih sebelum acara dimulai. Ada juga yang sengaja ambil cuti kerja untuk hadir di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro untuk menyampaikan aspirasi agar bisa ditindaklanjuti.

Salah satu peserta, Istai Manaf dari Dusun Sidokumpul, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu yang menyampaikan tentang minimnya penerangan jalan umum dan lingkungan di dusunnya sepanjang jalan sampai Balaidesa Wadang Kecamatan Ngasem. “Mohon dapatnya entah lewat Bapak Bupati atau pihak desa agar bisa difasilitasi. Agar membantu penerangan untuk mobilitas dan keamanan,” ungkapnya.

- Advertisement -

Manaf juga menyoroti dan mendorong agar OPD maupun pihak desa, untuk mempublikasikan tanggungjawab APBD maupun APBDesa baik melalui media sosial maupun platform lainnya, untuk keterbukaan informasi publik.

Baca Juga: 10 Desa Belum Laksanakan Pilkades PAW, Komisi A DPRD Bojonegoro Tekankan Perencanaan yang Matang

“Juga memberikan kanal kepada rakyat untuk menyampaikan aspirasi, bukan hanya lewat musyawarah desa, karena posisinya jauh di luar kota. Barangkali bisa lewat media sosial maupun website,” imbuhnya.

Warga lainnya,  Maratul dari Desa Bumiayu, Kecamatan Baureno. Wanita bekerja di salah satu pabrik rokok di Kabupaten Lamongan itu menanyakan tentang Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), bagaimana prioritas untuk mendapatkan DBHCHT. “Selama ini KTP Bojonegoro yang bekerja di Lamongan tidak mendapatkan DBHCHT.  Apakah ada prioritas tertentu yang bekerja di Bojonegoro,  dan apakah yang di luar Bojonegoro juga mendapatkan prioritas?” tanya Maratul.

Peserta dialog lainnya, Tamyis menyampaikan bahwa masyarakat mengusulkan agar dialog interaktif Sapa Bupati diselenggarakan bukan hanya satu bulan sekali, agar Pemkab Tidak kewalahan menampung aspirasi masyarakat. “Paling tidak satu bulan 2 kali. Syukur bisa 4 kali,” usul pria yang akran disapa Kang Suro.

Dialog yang dibagi 3 sesi, masing-masing 4 pertanyaan. Bupati Bojonegoro,  Setyo Wahono menanggapi setiap pertanyaan yang diberikan oleh warga. Terkait penerangan jalan, bupati menyarankan agar kepala desa mengajukan proposal,  nanti pemkab akan verifikasi dan telaah. Apabila memang membutuhkan akan ditindaklanjuti.

Sedangkan untuk keterbukaan informasi publik, pemkab sudah mulai memperbaiki tatakelola termasuk digitalisasi. “Untuk data jika minta ke desa atau pemkab pasti ada. Untuk data portal baru kami mulai pelan-pelan untuk data satu atap,” kata Bupati Wahono.

Baca Juga: PJTD UNUGIRI Bojonegoro 2026, Bangun Kompetensi Jurnalis Kampus

Terkait DBHCHT, bupati memberikan kesempatan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bojonegoro untuk menjawab dan koordinasi langsung. Perwakilan dari dinas tersebut, menjawab bahwa data DBHCHT dari hasil verifikasi dan validasi buruh pabrik rokok di Bojonegoro.  Pihaknya baru mendapatkan surat dari provinsi untuk data lintas sektor. Untuk yang di pabrik Lamongan akan dikroscek,  dan disingkronkan melalui dinas setempat agar pekerja KTP Bojonegoro bisa terakomodir.

Sedangkan untuk usulan dialog interaktif, Bupati Wahono akan mengkaji untuk menambah agenda apakah memungkinkan 1 bulan 2 kali. “Satu Minggu sekali saya juga siap sebetulnya. Namun karena keterbatasan dari OPD, harus dikaji. Saya ingin Sapa Bupati semuanya harus klir harus ada jawaban dan solusi. Kalaupun solusi harus dialog dulu di OPD masing-masing itu step berikutnya. Kami diskusikan lagi apakah satu bulan 2 kali,” ujar Bupati.

Semua pertanyaan dijawab Bupati Wahono, serta memberikan solusi, dan meminta OPD untuk menindaklanjuti secara langsung apa yang disampaikan warga melalui dialog interaktif Sapa Bupati

Reporter: Parto Sasmito

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru