Tuesday, February 10, 2026

Usai Bertamu ke Kediri, Wali Kota Madiun Terjaring KPK: Mitos Bumi Panjalu Kembali Dibicarakan

Usai Bertamu ke Kediri, Wali Kota Madiun Terjaring KPK: Mitos Bumi Panjalu Kembali Dibicarakan

SURABAYA, Nawacita – Penangkapan Wali Kota Madiun oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (21/1/2026) tak hanya menggemparkan jagat politik nasional, tetapi juga kembali memantik perbincangan publik soal mitos lama yang melekat pada Kota Kediri.

Pasalnya, sebelum terjaring operasi KPK, Wali Kota Madiun, Maidi diketahui sempat berkunjung ke Kediri pada 14 Januari 2026. Fakta ini sontak mengaitkan ingatan warganet dan masyarakat lokal pada legenda “Bumi Panjalu”, sebutan bagi Kediri yang diyakini memiliki “filter alam” bagi para pemimpin.

Dalam mitos yang telah lama hidup di tengah masyarakat, tanah Kediri dipercaya tidak ramah bagi pejabat yang datang dengan niat tak bersih. Konon, mereka yang menginjakkan kaki di Bumi Panjalu tanpa amanah akan segera mengalami kejatuhan, entah secara karier maupun moral.

- Advertisement -

Baca Juga: KPK OTT Wali Kota Madiun Maidi: Sita Uang Ratusan Juta, 15 Orang Turut Diamankan

Entah sekadar kebetulan atau rangkaian peristiwa yang sulit dijelaskan secara logika, penangkapan tersebut seolah menghidupkan kembali cerita rakyat yang selama ini beredar dari generasi ke generasi. Kediri pun kembali disebut bukan sekadar kota sejarah, melainkan simbol peringatan moral bagi para penguasa.

Di tengah derasnya arus spekulasi, publik kini menunggu proses hukum berjalan transparan, seraya menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat bahwa kekuasaan tanpa integritas cepat atau lambat akan menemukan ujungnya. (Alus)

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru