Monday, March 9, 2026

Deru Mobil Kuno Menggema di Kota Kediri, Mbak Wali Ajak Warga Hidupkan Wisata Lewat Rally

Baca Cepat :
>Rally mobil kuno di Kediri jadi ajang promosi sejarah dan wisata kota.
>Mbak Wali menilai mobil klasik sebagai sarana edukasi dan penggerak ekonomi.
>Kegiatan ini mempererat kebersamaan lintas daerah dan generasi.

KEDIRI, nawacita — Deru mesin mobil-mobil klasik menggema menyusuri sudut-sudut Kota Kediri, Minggu (18/1/2026). Bukan sekadar iring-iringan kendaraan lawas, Rally Wisata Mobil Kuno ini menjadi panggung hidup yang mempertemukan sejarah, pariwisata, dan kebanggaan daerah. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati—akrab disapa Mbak Wali—turut hadir dan mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan warisan sejarah sebagai kekuatan wisata Kota Kediri.

Mengambil titik start dari kawasan bersejarah Goa Selomangleng, puluhan mobil klasik dari berbagai era melaju menelusuri kota. Setiap kendaraan seolah membawa cerita masa lalu, memperkenalkan Kediri tidak hanya sebagai kota modern, tetapi juga kota yang kaya akan sejarah, budaya, dan daya tarik wisata.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Mbak Wali menyampaikan rasa bangga atas kehadiran peserta Rally Wisata Mobil Kuno yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Surabaya, Malang, Yogyakarta, hingga Bandung. Menurutnya, momen ini menjadi kesempatan emas untuk mengenalkan Kota Kediri secara lebih luas—dari situs sejarah, kuliner khas, hingga keramahan warganya.

“Ini bukan sekadar hobi otomotif. Mobil-mobil klasik ini adalah saksi perjalanan sejarah. Ketika kita rawat dan perkenalkan, kita sedang mengedukasi generasi muda sekaligus menghidupkan potensi wisata Kota Kediri,” ujar Mbak Wali.

Ia mengaku terkesan saat melihat langsung koleksi mobil yang dipamerkan, mulai dari kendaraan keluaran tahun 1938 hingga mobil edisi terbaru. Bahkan, terdapat mobil langka yang hanya satu-satunya di Indonesia. Keunikan inilah, menurut Mbak Wali, yang mampu menjadi daya tarik wisata tersendiri dan mengundang kunjungan wisatawan.

Menariknya, Mbak Wali juga menekankan bahwa komunitas Perkumpulan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) bersifat terbuka bagi siapa saja. Masyarakat yang tidak memiliki mobil klasik pun dapat bergabung, asalkan memiliki ketertarikan dan kepedulian terhadap pelestarian sejarah.

Baca juga : Komitmen Tingkatkan Pelayanan, Polsek Ringinrejo Kediri Resmi Dibangun

“Melalui komunitas ini, kita belajar merawat nilai sejarah, membangun kebersamaan lintas generasi, sekaligus membuka ruang edukasi bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih dari itu, kegiatan ini dinilai memberi manfaat nyata bagi warga Kediri. Kehadiran peserta dari luar daerah berdampak langsung pada perputaran ekonomi lokal, mulai dari sektor kuliner, penginapan, hingga UMKM. Rally ini juga menjadi contoh bagaimana event kreatif mampu menggerakkan pariwisata dan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Di akhir acara, Wali Kota termuda di Indonesia ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk terus mendukung kegiatan berbasis komunitas yang mengangkat sejarah dan potensi lokal sebagai kekuatan pembangunan daerah.

Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, AKBP Edi Herwiyanto, Kepala Disbudparpora Kota Kediri Bambang Priambodo, Ketua PPMKI Pengprov Jawa Timur Tjahjana Budiman, Ketua PPMKI Korwil Kota Kediri H. Farid Fauzi, perwakilan Bank Jatim Cabang Kediri, PT Gudang Garam, serta seluruh peserta Rally Wisata Mobil Kuno.

Reporter : Fendi Rahma
Riko Abdiono
Riko Abdionohttp://rikolennon24.blogspot.com
Penulis adalah Jurnalis sejak 2004 di Harian Surabaya Pagi
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

bank jatim
- Advertisment -

Terbaru