Surabaya, Nawacita.co – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, tiba-tiba prestasi peserta didik Sekolah Rakyat melampaui ekspektasi. Namun sebutan itu tanpa dilandasi data dan prestasi apa saja yang diraih siswa sekolah rakyat yang belum setahun beroperasi ini.
Arifatul Choiri Fauzi hanya menegaskan Sekolah Rakyat menjadi solusi strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan sekaligus menjamin hak anak atas pendidikan yang berkualitas.
Hal itu disampaikannya saat Ia menghadiri agenda Bimbingan Teknik Kepala Sekolah dan Pendidikan se Jatim di Surabaya, Jum’at, (16/1/2026).
“Capaian dan prestasi peserta didik Sekolah Rakyat jauh melampaui ekspektasi,” ucap Arifatul.
Menurut Arifatul, karena capaian dan prestasi peserta didik Sekolah Rakyat jauh melampaui ekspektasi, apresiasi pun ia luncurkan. “Kami memberikan banyak apresiasi. Anak-anak Sekolah Rakyat ini luar biasa. Sebelum masuk (SR), jangankan bermimpi berprestasi, berani sekolah saja tidak karena kondisi ekonomi keluarga yang rentan,” ujarnya.
Namun pernyataan Menteri Arifatul Fauzi ini tidak dilandasi sebuah data yang cukup. Terkait berapa jumlah sekolah anak sekolah Rakyat yang meraih prestasi. Terlebih Sekolah Rakyat ini baru saja beroperasi. (alus)
Data Fakta :
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis berasrama yang:
- Diluncurkan pada tahun ajaran 2025/2026.
- Sekitar 100 sekolah telah beroperasi pada 2025.
- Hampir 10 ribu siswa telah belajar di program ini, dengan target ekspansi ke puluhan ribu siswa lagi.
- Menggabungkan kurikulum formal pendidikan umum dengan penekanan pada karakter dan keterampilan.

