Saturday, March 28, 2026

RPH Surabaya Gelar Tasyakuran Tandai Operasional RPH Tambak Osowilangun

RPH Surabaya Gelar Tasyakuran Tandai Operasional RPH Tambak Osowilangun

SURABAYA, Nawacita – Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Surabaya menggelar tasyakuran dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas dimulainya operasional Unit RPH Tambak Osowilangun, Rabu (14/1/2026) malam. Kegiatan ini menjadi penanda awal pemanfaatan fasilitas RPH yang baru selesai dibangun tersebut.

Acara tasyakuran dihadiri jajaran Komisi B DPRD Kota Surabaya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DPRKPP), unsur kecamatan dan kelurahan setempat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat sekitar.

Direktur Utama PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho, mengatakan kegiatan doa bersama ini merupakan ungkapan rasa syukur sekaligus penanda dimulainya operasional RPH Tambak Osowilangun.

“Acara doa bersama ini menandai operasional, karena kami harus segera memanfaatkan RPH Tambak Osowilangun,” ujar Fajar saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (15/1/2026).

Selain menggelar tasyakuran, RPH Kota Surabaya juga melakukan uji coba pelataran pemotongan di lokasi tersebut. Menurut Fajar, uji coba tersebut telah dilaksanakan pada malam yang sama.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Pastikan Pemindahan RPH Pegirian ke TOW Dilakukan Maret Usai Lebaran

“Alhamdulillah tadi malam kami sudah melakukan uji coba pemotongan di sana,” ungkapnya.

Namun demikian, hasil uji coba tersebut masih akan dijadikan bahan evaluasi guna memastikan seluruh proses pemotongan berjalan sesuai syarat yang baik dan benar.

“Kita jadikan bahan evaluasi untuk melihat syarat pemotongan dengan baik,” jelas Fajar.

Ke depan, pihaknya akan fokus menyiapkan serta mengoptimalkan seluruh aspek operasional RPH Tambak Osowilangun sebelum beroperasi penuh.

“Untuk hari-hari ini, kami optimalkan dulu untuk menyiapkan segala sesuatunya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mochammad Mahmud, menegaskan bahwa kegiatan yang digelar bukanlah peresmian, melainkan tasyakuran atas selesainya pembangunan RPH Tambak Osowilangun.

“Ini bukan peresmian, tetapi tasyakuran atas terselesainya pembangunan di sana,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam acara tersebut tidak terdapat prosesi peresmian seperti pemotongan pita. Usai tasyakuran, jajaran Komisi B DPRD Kota Surabaya juga berkeliling meninjau kondisi RPH secara sekilas.

“Baik tempat, perangkat, maupun peralatan pemotongan sapi lainnya sudah lengkap. Sepertinya sudah siap untuk operasional,” ungkap politisi Partai Demokrat tersebut.

Meski demikian, Mahmud berharap pihak RPH Kota Surabaya terus menjalin komunikasi dengan para pelaku ekonomi, khususnya para mitra jagal. Ia juga membandingkan kondisi RPH Tambak Osowilangun dengan RPH Pegirian.

“Sepertinya lebih bagus di sini, karena tempatnya baru, lebih luas dan suasananya juga lebih baik,” pungkasnya. (Deni)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Bank Jatim
idulfitri

Terbaru