Saturday, February 14, 2026

Ratusan Jagal dan Pedagang RPH Pegirian Kembali Geruduk Balai Kota 

Ratusan Jagal dan Pedagang RPH Pegirian Kembali Geruduk Balai Kota

Surabaya, Nawacita | Ratusan massa yang terdiri dari para jagal dan pedagang Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian kembali melakukan unjuk rasa di Balai Kota Surabaya, Selasa (13/1/2025). Tuntutan dalam aksi unjuk rasa tersebut masih sama dengan yang dilakukan sehari sebelumnya, dimana para pengunjuk rasa enggan untuk direlokasi ke lokasi baru di Tambak Osowilangun.

Pedagang dan jagal menuntut Walikota Surabaya Eri Cahyadi keluar dari Balai Kota dan menemui pengunjuk rasa secara langsung.

Koordinator para jagal dan pedagang daging sapi se-Kota Surabaya, Abdullah Mansyur, kembali menegaskan agar Walikota Surabaya untuk mencabut  surat edaran mengenai relokasi ke Tambak Osowilangun. Menurutnya jarak menuju Tambak Osowilangun terlampau jauh dari RPH Pegirian.

- Advertisement -
Jagal dan pedagang RPH Pegirian demo di Balai Kota (Foto : Gio/Nawacita.co)

“Kita pastikan tidak akan ada peredaran daging sapi se-kota Surabaya, ini menjadi alarm terhadap pemerintah provinsi dan secara nasional sampai tuntutan kami dipenuhi oleh Pemerintah Kota Surabaya,” tegasnya.

“Di Surabaya, suplai daging terbesar itu ada di Pegirian. Itu kita ada sekitar 35 sampai 50 jagal yang kalau kita kalkulasi setiap hari kita ada pemotongan kurang lebih sekitar 50 ton,” jelasnya.

Abdullah menyampaikan bahwa aksi unjuk rasa akan dilakukan kurang lebih selama empat hari, akan tetapi mogok kerja akan dilakukan hingga tuntutan dipenuhi. Hal ini dilakukan agar pemerintah memahami bahwa jagal dan pedagang merupakan bagian dari pelaku ekonomi yang tak terpisahkan dari masyarakat.

“Aksinya itu akan selama empat hari tapi mogoknya, mogok kerja, sebagai alarm terhadap stabilitas nasional secara ekonomi, kita akan melakukan aksi mogok sampai betul-betul tuntutan kami dipenuhi,” pungkasnya.

Reporter : Rovallgio

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru