Baca Cepat :
> Man United vs Brighton di Piala FA menjadi momentum penting bagi Darren Fletcher untuk membangun konsistensi permainan di Old Trafford.
> Kembalinya sejumlah pemain dari cedera membuka peluang rotasi, dengan Mainoo, Fernandes, dan Sesko diproyeksikan tampil sejak awal.
> Keterbatasan opsi di lini belakang memaksa Setan Merah menyeimbangkan pengalaman dan kebugaran dalam susunan pemain.
Nawacita – Laga Manchester United kontra Brighton menjadi agenda penting di Old Trafford pada putaran ketiga Piala FA akhir pekan ini. Pertandingan tersebut hadir di tengah fase pemulihan sejumlah pemain utama Setan Merah yang baru kembali dari cedera.
Situasi ini memberi Darren Fletcher ruang luas untuk mengambil keputusan krusial dalam menentukan susunan pemain. Duel Man United vs Brighton tidak hanya soal hasil akhir, tetapi juga momentum untuk membangun konsistensi permainan di bawah racikan barunya.
Dengan waktu latihan tambahan, Fletcher berupaya menyeimbangkan kebugaran, performa, dan kebutuhan taktik tim. Formasi 4-2-3-1 kembali diproyeksikan sebagai pendekatan utama, mengingat skema ini dinilai paling familiar bagi mayoritas pemain.
Di bawah mistar, Senne Lammens hampir pasti dipercaya mengawal gawang setelah tampil solid dalam beberapa laga terakhir. Keputusan tersebut diharapkan memberi stabilitas awal bagi lini belakang yang sempat goyah. Sementara itu, Kobbie Mainoo berpeluang besar tampil sejak menit awal di lini tengah, sejalan dengan keinginan Fletcher menegaskan kepercayaan pada produk akademi dalam laga penting seperti Man United vs Brighton.
Untuk mendampingi Mainoo, pilihan mengerucut pada Manuel Ugarte atau Casemiro. Ugarte menunjukkan konsistensi dalam beberapa penampilan terakhir, namun pengalaman Casemiro tetap menjadi nilai tambah tersendiri. Di sektor serang, Bruno Fernandes hampir pasti mengisi peran gelandang serang, dengan kreativitasnya diharapkan mampu membongkar pertahanan lawan.
Benjamin Sesko diprediksi memimpin lini depan usai mencetak dua gol pada laga sebelumnya. Dua posisi sayap kemungkinan kembali diisi oleh Mateus Cunha dan Patrick Dorgu, sementara Mason Mount disiapkan sebagai opsi fleksibel di belakang penyerang. Shea Lacey dinilai lebih realistis tampil sebagai pemain pengganti.
Josh Zirkzee turut menjadi alternatif berbeda di sektor depan. Adapun Bryan Mbeumo diperkirakan memulai laga dari bangku cadangan karena waktu pemulihan yang terbatas usai menjalani tugas internasional.
Di lini pertahanan, Harry Maguire berpeluang kembali ke starting XI setelah proses reintegrasi berjalan positif. Ia diprediksi berduet dengan Lisandro Martinez, sementara Diogo Dalot dan Luke Shaw mengisi sektor bek sayap jika kondisi fisik memungkinkan. Ayden Heaven berisiko kehilangan tempat setelah ditarik keluar pada laga sebelumnya, sedangkan Leny Yoro belum menunjukkan performa yang konsisten.
Keterbatasan opsi di jantung pertahanan juga dipengaruhi absennya Matthijs de Ligt yang masih menjalani perawatan serta Noussair Mazraoui yang belum kembali dari tugas internasional. Dalam kondisi tersebut, Fletcher diperkirakan hanya memainkan Maguire sekitar satu jam pertandingan.
Dengan komposisi ini, Fletcher berupaya menjaga keseimbangan antara rotasi dan kekuatan inti. Laga Man United vs Brighton pun menjadi ujian penting bagi arah permainan Setan Merah di bawah pendekatan barunya.
Adapun prediksi susunan pemain Manchester United dengan formasi 4-2-3-1 yakni: Lammens; Shaw, Martinez, Maguire, Dalot; Mainoo, Casemiro; Cunha, Fernandes, Dorgu; Sesko.

