Tuesday, February 10, 2026

Hujan Tak Surutkan Semangat Umat Kristiani Rayakan Natal di Balai Kota Surabaya

Surabaya, Nawacita.co – Hujan mengguyur Kota Surabaya hingga malam. Namun, di balik itu, tak menyurutkan perayaan Natal yang digelar umat kristiani.

Perayaan Natal yang digelar di Balai Kota oleh Pemkot Surabaya itu berlangsung khidmat, Jumat (9/1/2026).

Perayaan Natal ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Surabaya.

- Advertisement -

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan rasa haru dan bangganya atas semangat umat Kristiani yang tetap hadir meski cuaca tidak bersahabat.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Terbuka di Balai Kota, Usung Tema Toleransi dan Kebersamaan

Menurutnya, hujan justru menjadi simbol kekuatan iman masyarakat Surabaya.

“Sangat menggugah perasaan saya. Ketika hujan turun saat perayaan Natal, saya sempat bertanya dalam hati apakah umat masih akan datang dan mendoakan Kota Surabaya seperti tahun-tahun sebelumnya. Ternyata Tuhan menjawab, umat Kristen di Surabaya tidak pernah terganggu oleh hujan untuk merayakan Natal,” ungkapnya.

Pemkot Surabaya
Walikota Surabaya Eri Cahyadi saat ikuti perayaan Natal di Balai Kota. (Dok : Pemkot Surabaya).

Eri menegaskan bahwa kekuatan iman dan kasih sayang antarumat beragama menjadi fondasi utama dalam menjaga kerukunan di Kota Pahlawan.

“Inilah luar biasa kekuatan agama yang ada di Kota Surabaya. Kalian semua adalah orang-orang terhebat yang menjaga kota ini dengan iman, kasih sayang, dan cinta,” tuturnya.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Surabaya, Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru di halaman Balai Kota sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan terhadap keberagaman.

Baca Juga: Pesan Natal Presiden Prabowo: Persatuan dan Kerja Sama Kunci Agar Kekayaan Indonesia Dinikmati Rakyat

“Merayakan Natal dan Tahun Baru di depan gedung wali kota merupakan sebuah sapaan, pengakuan, penghargaan, dan pelibatan yang luar biasa demi kesatuan dan kerukunan masyarakat Surabaya,” ungkapnya.

Pemimpin Rohani yang akrab disapa Uskup Didik itu berharap Surabaya terus menjadi kota yang menjunjung tinggi persatuan dan toleransi antarwarga.

“Semoga Surabaya tetap rukun, bersatu, saling menghargai, anti diskriminasi, dan cinta damai,” ujarnya.

Reporter : Rovallgio

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru