Pelajar Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Bus Suroboyo, Pelaku Diamankan Polisi
Surabaya, Nawacita | Aksi dugaan pelecehan seksual terjadi di dalam Bus Suroboyo dan menggegerkan warga sekitar halte Jalan Urip Sumoharjo, Surabaya, Rabu (7/1/2026) sore. Terduga pelaku yang sempat berusaha melarikan diri berhasil ditangkap warga dan kemudian diserahkan ke Polsek Genteng.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat korban bersama ibunya turun dari halte bus di Jalan Urip Sumoharjo. Tak lama kemudian, terduga pelaku juga turun di halte yang sama. Korban yang diduga mengalami pelecehan di dalam bus terlihat menangis dan ketakutan, sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Melihat kondisi anaknya, ibu korban panik dan menunjuk terduga pelaku yang kemudian berusaha melarikan diri ke sebuah gang di dekat halte. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung mengejar pelaku hingga ke gang yang ternyata buntu.
“Anaknya nangis ketakutan bilang ke ibunya habis dilecehkan laki-laki. Terus ibunya nunjuk pelakunya, warga langsung ngejar,” ujar Ali Falah, saksi mata di lokasi.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Imbau Warga Waspadai Potensi Super Flu di Tengah Tingginya Mobilitas
Menurut Ali, berdasarkan pengakuan korban kepada ibunya, pelecehan terjadi saat masih berada di dalam bus. Namun korban baru berani menangis dan mengadu setelah turun dari bus.
“Di dalam bus korban gak bisa berbuat apa-apa. Baru setelah turun langsung nangis,” tambahnya.
Setelah tertangkap, pelaku sempat diamankan warga di sekitar halte untuk dimintai keterangan. Namun, karena emosi warga yang memuncak, terduga pelaku sempat mendapat pukulan dari massa.
Ali kemudian menghubungi layanan darurat kepolisian di nomor 110 sekitar pukul 15.45 WIB. Petugas dari Polsek Genteng tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB dan langsung mengamankan terduga pelaku.
Baca Juga: Terminal Purabaya Perketat Pemeriksaan Kesehatan Sopir Bus
“Pelaku gak ngaku sama sekali. Orangnya besar, sempat dipukul warga,” kata Ali.
Saat polisi tiba, korban dan ibunya sudah tidak berada di lokasi karena kondisi korban yang masih trauma dan ketakutan. Ayah korban sempat datang ke lokasi sebelum akhirnya keluarga korban memilih pergi untuk menghindari kemungkinan terjadinya aksi main hakim sendiri.
“Waktu polisi datang, ibu sama anaknya sudah pergi. Ketemu bapaknya saja. Pelaku sudah dibawa ke polsek,” pungkas Ali.
Saat ini, terduga pelaku telah diamankan pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut, sementara polisi masih berupaya mengumpulkan keterangan dari korban guna mendalami kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.
Reporter : Rovallgio

