Saturday, March 28, 2026

Bahagianya Pelaku UMKM Bojonegoro saat Ikuti Pelatihan Bahasa Inggris

Bojonegoro, Nawacita.co — Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Pusat Kreativitas Bojonegoro (PUSKAB) mengikuti pelatihan Bahasa Inggris.

Pelatihan yang digelar oleh PUSKAB bekerja sama dengan Rumah Sakit Muna Anggita dan KAUJE ini berlangsung mulai Selasa (6/1/2026) hingga Rabu (7/1/2026).

Ketua PUSKAB, Adib Nurdiyanto yang juga menjadi pemateri, menjelaskan bahwa penguasaan Bahasa Inggris sangat dibutuhkan, khususnya bagi pelaku UMKM.

Ia menilai masih banyak pelaku usaha yang kesulitan berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara saat proses jual beli.

Baca Juga: Serunya Liburan Nataru di Taman Galeri Bengawan Bojonegoro: Dari Melihat Barongsai hingga Perahu Kuno

Berangkat dari kondisi tersebut, PUSKAB menyelenggarakan pelatihan Bahasa Inggris sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Bojonegoro.

“Pelatihan ini kami siapkan sebagai bekal. Harapannya, ketika ada wisatawan asing berkunjung ke Bojonegoro, para pelaku UMKM bisa memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh,” jelas Adib.

Pelatihan ini diikuti puluhan pelaku UMKM yang seluruhnya merupakan perempuan.

UMKM Bojonegoro
Pelaku UMKM di Bojonegoro sarat pelatihan Belajar Bahasa Inggris. (Foto: Parto/Nawacita.co).

Selain meningkatkan kemampuan usaha, kegiatan ini juga diharapkan memberi dampak berkelanjutan karena peserta dapat menularkan pengetahuan Bahasa Inggris kepada anak-anak mereka di rumah.

Baca Juga: Serunya Ibu-ibu di Bojonegoro Tangkap Ikan di Momen Hari Ibu

Seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Adib mengatakan, pelatihan ini dikemas dalam bentuk “purposive short course” selama dua hari dan bertempat di Aula RS Muna Anggita Bojonegoro.

Materi difokuskan pada penguasaan kosakata serta istilah yang umum digunakan dalam aktivitas jual beli produk.

Sementara itu, Direktur RS Muna Anggita, drg. Sofan Solikin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena belum tentu dalam kondisi tertentu para pelaku UMKM memiliki kesempatan dan kenyamanan untuk belajar di kelas.

“Untuk meningkatkan motivasi, panitia juga menyiapkan door prize bagi peserta yang beruntung,” katanya.

Baca Juga: Masuk Puncak Produksi Bertelur, Penerima Program GAYATRI di Bojonegoro Rasakan Manfaatnya Langsung

Selama kurang lebih 90 menit setiap sesi, peserta tampak antusias mengikuti pelatihan.

Selain menerima materi mengenai ungkapan menawarkan produk, menjelaskan barang, dan melakukan transaksi dalam Bahasa Inggris, para peserta juga diberi kesempatan untuk praktik secara langsung dan bergantian.

Reporter: Parto Sasmito

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Bank Jatim
idulfitri

Terbaru