Saturday, February 14, 2026

Mantan Jubir Eri Cahyadi Ungkap Arah Penyesuaian Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya

Mantan Jubir Eri Cahyadi Ungkap Arah Penyesuaian Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya

Surabaya, Nawacita | Pemerintah Kota Surabaya terus mengintensifkan upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sejak 2022 melalui berbagai strategis. Salah satu instrumen utama yang dijalankan adalah Program Beasiswa Pemuda Tangguh, yang menyasar arek-arek Suroboyo dari jenjang pendidikan menengah hingga perguruan tinggi.

Memasuki tahun 2026, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk menaikkan kuota penerima Beasiswa Pemuda Tangguh hingga sekitar 23 ribu orang. Namun, peningkatan kuota tersebut turut diiringi dengan penyesuaian skema bagi penerima beasiswa yang telah berjalan sebelumnya.

Mantan Juru Bicara Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Mirza Akmal, menjelaskan bahwa penyesuaian kebijakan tersebut dilakukan agar lonjakan kuota penerima dapat terakomodasi secara optimal serta selaras dengan visi besar Pemkot Surabaya, yakni “satu keluarga, satu sarjana”.

- Advertisement -

“Saya mohon maaf kepada teman-teman penerima Beasiswa Pemuda Tangguh karena penyesuaian ini terasa mendadak. Namun langkah ini memang diperlukan agar kuota tahun depan dapat terserap maksimal dan komitmen Pemkot Surabaya terkait satu keluarga satu sarjana dapat terwujud,” ujar Mirza.

Baca Juga: Walikota Eri Dorong Parkir Non Tunai untuk Akhiri Konflik Lahan dan Perjelas Pembagian Pendapatan

Mirza menegaskan bahwa penyesuaian skema beasiswa tersebut tidak berkaitan dengan program lain, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, kebijakan ini murni bagian dari restrukturisasi program Beasiswa Pemuda Tangguh.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah sejatinya telah menyiapkan solusi bagi penerima beasiswa existing, meskipun detailnya belum dapat dipublikasikan secara terbuka.

“Saya memahami kebingungan, bahkan kemarahan teman-teman mahasiswa. Namun solusinya sudah disiapkan oleh Disbudporapar. Saat ini masih menunggu Perwali terbaru benar-benar tuntas agar dapat disampaikan secara eksplisit,” ujar Mirza kepada Nawacita.co, Selasa (23/12/2025).

Alumni Universitas Hayam Wuruk Perbanas tersebut mengungkapkan sejumlah arah solusi yang saat ini tengah diproses pemerintah. Pertama, Peraturan Wali Kota (Perwali) terbaru terkait Beasiswa Pemuda Tangguh sedang dalam tahap pembaruan dan pembahasan intensif.

Baca Juga: Walikota Eri Tunjukkan Komitmennya Bantu Tragedi Bencana di Sumatera 

Kedua, ke depan penerima beasiswa akan memperoleh fleksibilitas dalam pemenuhan kekurangan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Sebagai ilustrasi, jika UKT mahasiswa sebesar Rp5 juta dan beasiswa menanggung Rp2,5 juta, akan tersedia mekanisme tertentu untuk membantu memenuhi sisa kewajiban tersebut.

Ketiga, mahasiswa tetap diperkenankan mengajukan banding UKT kepada pihak perguruan tinggi. Keempat, dinas terkait telah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah perguruan tinggi, yang diperkuat melalui Nota Kesepahaman (MoU) sebagai dasar pelaksanaan program.

Sebagai Ketua Gerakan Pemuda Surabaya, Mirza berharap penyesuaian kebijakan ini dapat dipahami secara utuh oleh para penerima beasiswa dan publik, demi keberlanjutan program pendidikan yang lebih merayakannya.

Reporter  : Rovallgio 

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru