Monday, February 9, 2026

Kemenag Laksanakan Tes DNA Keluarga Jemaah Haji Ghoib

Kemenag Laksanakan Tes DNA Keluarga Jemaah Haji Ghoib

Surabaya, Nawacita.co – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam melindungi hak jemaah haji Indonesia, termasuk mereka yang sakit, wafat, maupun dinyatakan hilang di Tanah Suci.

Kementerian Agama (Kemenag) melaksanakan tes DNA terhadap keluarga jemaah haji ghoib sebagai upaya memberikan kepastian hukum dan kemanusiaan.

Pada operasional haji 2025, tercatat tiga jemaah haji Indonesia yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Salah satunya Sukardi, jemaah asal Kabupaten Malang. Tes DNA bagi keluarga Sukardi dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Selasa (16/12/2025), oleh tim Bidlab DNA Rolabdokkes Pusdokkes Mabes Polri.

- Advertisement -

Kasubdit Transportasi dan Perlindungan Jemaah Haji Reguler Ditjen PHU Kemenag, Sri Darfatihati, menegaskan bahwa langkah ini merupakan amanat langsung Menteri Agama untuk memastikan kejelasan status jemaah yang dinyatakan hilang.

Suasana pelaksanaan tes DNA oleh salah satu Keluarga Haji. (Sumber foto: Humas)

“Tes DNA ini dilakukan dengan mencocokkan spesimen keluarga dengan jenazah di Arab Saudi yang hingga kini belum teridentifikasi,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa perlindungan asuransi jemaah haji masih berlaku hingga Februari 2026.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Malang, Abdul Salam, menyampaikan bahwa seluruh proses pencarian terhadap Sukardi telah dilakukan secara maksimal sejak dinyatakan hilang di Makkah pada 29 Mei 2025.

“Jemaah telah sah menunaikan ibadah haji karena telah dibadalkan. Tes DNA ini menjadi ikhtiar lanjutan agar keluarga memperoleh kepastian,” ujarnya.

Anak ketiga Sukardi, Amin Nuruddin (29), hadir langsung mengikuti tes DNA dengan metode dental. Ia berharap proses ini dapat memberikan kejelasan bagi keluarganya.

“Kami mohon doa yang terbaik untuk ayahanda,” tuturnya.

Reporter: Alus

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru