Momentum Hari Disabilitas, MBG SPPG Deyeng Jadi Harapan Gizi Siswa SLB di Kediri
KEDIRI, Nawacita – Momentum Hari Disabilitas Sedunia dimaknai secara nyata oleh SPPG Deyeng Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Melalui Program Makan Bergizi (MBG), ribuan porsi makanan sehat disalurkan setiap hari, termasuk untuk siswa penyandang disabilitas di SLB PGRI Ringinrejo.
Kepala SPPG Deyeng Ringinrejo, Yusuf Afandi, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya mendistribusikan MBG ke 20 sekolah dengan total sekitar 3.240 kotak per hari. Dari seluruh sekolah penerima, SLB PGRI Ringinrejo menjadi satu-satunya sekolah luar biasa dalam jangkauan layanan.
“Fokus kami adalah memastikan setiap anak, termasuk anak-anak disabilitas, mendapatkan hak gizi yang sama untuk tumbuh sehat dan percaya diri,” ujar Yusuf.
Ia mengakui, penanganan MBG di sekolah disabilitas memiliki tantangan tersendiri. Setiap anak memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda, sehingga dibutuhkan pendekatan yang lebih personal, mulai dari komunikasi, pemilihan menu, hingga koordinasi dengan guru pendamping dan orang tua.
Baca Juga: Menu MBG Dievaluasi Tiap 12 Hari, Mojo 3 Targetkan Jadi Dapur Terbaik di Surabaya
Meski begitu, respons pihak sekolah dan para siswa disebut sangat positif. Anak-anak terlihat antusias, terlebih saat menu favorit seperti chicken katsu disajikan.
“Responnya selalu luar biasa,” katanya.
Menu MBG disusun oleh tim bersama ahli gizi, dengan evaluasi rutin setiap 12 hari. Meski tidak dibedakan secara khusus untuk siswa disabilitas, penyesuaian tetap dilakukan bagi anak-anak yang memiliki alergi makanan.
Tak hanya soal gizi, SPPG Deyeng juga memperhatikan aspek lingkungan. Sisa makanan diolah menjadi kompos atau dimanfaatkan untuk pakan ternak, sementara sampah non-organik dipilah untuk didaur ulang.
Masih di momen hari Disabilitas ini, Yusuf menegaskan harapannya agar program seperti MBG terus diperkuat oleh pemerintah.
“Anak-anak disabilitas adalah bagian dari Generasi Emas 2045. Mereka berhak tumbuh sehat, bahagia, dan mendapat perhatian yang setara,” tutup Yusuf. (Al)

