Monday, February 9, 2026

Surabaya Kembali Jadi Tuan Rumah Turnamen Catur Internasional Bergengsi Cap Kapal Checkmate 2025

Surabaya Kembali Jadi Tuan Rumah Turnamen Catur Internasional Bergengsi Cap Kapal Checkmate 2025

Surabaya, Nawacita | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mempertegas posisinya sebagai pusat gelaran catur internasional di Indonesia. Untuk ketiga kalinya, Kota Pahlawan dipercaya menjadi tuan rumah Cap Kapal Checkmate FIDE Rated International Chess Tournament, turnamen catur standar bergengsi yang akan berlangsung pada 19–23 Desember 2025 di Ballroom BG Junction Surabaya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Hidayat Syah, menyampaikan bahwa dukungan penuh Pemkot Surabaya merupakan bagian dari upaya memperkuat sport tourism sekaligus mendorong kemajuan catur nasional.

“Ini kali ketiga Surabaya dipercaya sebagai tuan rumah, menunjukkan tingginya kepercayaan penyelenggara dan komunitas catur dunia terhadap Kota Pahlawan. Kami ingin turnamen ini berkontribusi pada kemajuan catur nasional sekaligus menguatkan sektor sport tourism,” ujar Hidayat, Kamis (4/12/2025).

- Advertisement -

Turnamen tahun ini mendapat sambutan luar biasa dari para pecatur Indonesia dan luar negeri. Peserta dari berbagai provinsi seperti Sumatera, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi telah memastikan keikutsertaan.

Dari mancanegara, pecatur dari Malaysia, Filipina, Rusia, Australia, dan Korea sudah terdaftar. Bahkan beberapa negara seperti Belgia, Chile, dan Jepang sedang menjajaki partisipasi.

Baca Juga: Walikota Surabaya Harap Pengurus KONI Baru Dorong Kemajuan Olahraga dan Sukseskan Porprov 2027

Hidayat juga menyoroti meningkatnya jumlah peserta usia pelajar. Menurutnya, hal ini selaras dengan tujuan turnamen sebagai wadah pembinaan kemampuan berpikir strategis serta sportivitas sejak dini.

“Berdasarkan pengalaman dua edisi sebelumnya, banyak pecatur menilai Surabaya sebagai kota yang aman, tenang, dan ramah warganya,” tambah Hidayat.

Selain keramahan kota, para peserta juga terpikat oleh kuliner khas Surabaya. Pecatur asal Filipina yang kembali untuk ketiga kalinya mengaku sangat menggemari sambal Surabaya. Sementara peserta dari Malaysia dan Rusia menyukai Rawon Empal dan jajanan pasar khas kota ini.

Akses transportasi menuju lokasi turnamen pun dinilai mudah—baik dari Bandara Internasional Juanda, stasiun kereta, maupun terminal. Lokasi pertandingan di BG Junction yang terintegrasi dengan Choice City Hotel juga menambah kenyamanan, terbukti dengan penuhnya reservasi kamar oleh para peserta.

Pemilihan jadwal di pertengahan Desember turut menguntungkan peserta, karena bertepatan dengan liburan sekolah dan Surabaya Holiday Super Sale yang berlangsung hingga akhir tahun. Para peserta dapat menikmati wisata, kuliner, hingga belanja bersama keluarga.

“Turnamen ini bukan hanya soal bertanding. Para peserta dapat menikmati pengalaman liburan lengkap di Surabaya. Ini sinergi sempurna antara olahraga dan pariwisata,” jelas Hidayat.

Baca Juga: Arderio Hukom Nahkodai KONI Surabaya, Pasang Target 250 Medali Emas di Porprov 2027

Sementara itu, Tournament Director Hesnud Daulah menegaskan bahwa turnamen berstandar elo rating FIDE masih tergolong jarang digelar di Indonesia. Kehadiran Cap Kapal Checkmate, menurutnya, dapat meningkatkan peluang Indonesia melahirkan lebih banyak pecatur bertitel internasional.

“Semakin sering digelar kompetisi standar FIDE, semakin besar peluang Indonesia memiliki pecatur bertitel di level internasional,” tegasnya.

Turnamen ini merupakan kolaborasi antara Pemkot Surabaya, Garam Cap Kapal, PB PERCASI, dan King Knight Creative. Sistem pertandingan menggunakan Sistem Swiss 9 Babak, dengan waktu pikir 90 menit + 30 detik increment per langkah, memastikan pertandingan berlangsung kompetitif dan profesional.

Hingga 1 Desember 2025, lebih dari 120 peserta telah mendaftar dari target 250 peserta. Angka ini jauh melampaui total peserta kategori standard pada tahun sebelumnya yang hanya 84 orang. Turnamen dibuka untuk seluruh usia dan gender dalam satu kategori besar, dengan batas elo rating maksimal 2201.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp40 juta, ditambah penghargaan khusus untuk kategori usia (U10, U12, U14, U16, U18), serta penghargaan Best Female, Best Unrated, dan Best Veteran (55 tahun ke atas).

“Penghargaan ini kami berikan untuk mendorong semangat dan motivasi seluruh pecatur, baik pemula maupun yang berpengalaman,” pungkas Hesnud.

Reporter : Rovallgio

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru