Monday, February 9, 2026

Farhan Sebut Buruan Sae Jadi Solusi Kenaikan Harga Cabai Jelang Nataru

Farhan Sebut Buruan Sae Jadi Solusi Kenaikan Harga Cabai Jelang Nataru

Bandung, Nawacita – Walikota Bandung Muhammad Farhan memberikan tanggapan soal kenaikan beberapa komoditas harga pangan khususnya cabai menjelang perayaan natal dan tahun baru.

Farhan mengatakan, dengan adanya Buruan Sae yang diterapkan oleh banyak warga bisa menekan atau mengantisipasi panic buying masyarakat terhadap bahan pangan.

Apalagi, program yang sudah diterapkan sejak masa almarhum Walikota Oded M. Danial itu membuat masyarakat tidak perlu susah payah membeli cabai maupun bahan pokok lainnya saat harga naik.

- Advertisement -

Sebab, mereka tinggal memetik dan memanen secara langsung dari bibit yang telah tumbuh di pekarangan mereka.

“Ibu-ibu jangan khawatir kalau di rumah sudah ada yang namanya buruan sae, cabe jeung bawang nu di bumi weh heula,” kata Farhan saat ditemui di Bandung, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga: Jelang Nataru: Harga Cabai Di Bandung Meroket, Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Ia menyebut, Buruan Sae menjadi cara mengendalikan psikologi masyarakat di tengah harga bahan pokok yang melonjak naik menjelang natal dan tahun baru.

“Gini, yang paling penting ya, kadang-kadang yang paling penting adalah harga itu tergantung psikologi dari konsumen. Nah, buruan sae fungsinya adalah untuk memberikan psikologi baik,” tutur dia.

Ia menjelaskan, efek pengendalian psikologis itu bisa membuat mereka tenang karena bahan pokok khususnya cabai dan bawang merah sudah tersedia dari Buruan Sae yang ditanam secara mandiri oleh masyarakat.

“Ketika tahu bahwa harga bawang dan harga cabe naik, tapi begitu melangkah keluar rumah ningali di buruan sae teh aya cabe aya bawang, karena saya lihat hampir rata di setiap RW ada Buruan Sae. Yang minimal menanam bawang merah dan cabe rawit,” jelas Farhan.

Baca Juga: Sudah Dua Pekan Alami Kenaikan, Harga Cabai di Bandung Masih Terus Meroket

Selain itu, langkah tersebut juga dilakukan guna melihat hasil dari program penyebaran bibit cabe dan bawang dari Pemkot Bandung ke masyarakat di setiap RW untuk ditanam di pekarangan.

“Jadi apa yang direncanakan oleh kita sejak bulan setelah lebaran menyebarkan bibit cabe dan bawang merah ke seluruh RW itu tampaknya sudah memberikan hasil,” ungkap dia.

Meski demikian, Farhan menegaskan bahwa pihaknya saat ini juga terus berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TAPD) Kota Bandung di bawah pengawasan ketat Kementerian Dalam Negeri.

Hal tersebut dilakukan guna memastikan suplai DNA distribusi bahan pokok ke Kota Bandung menjelang natal dan tahun baru tetap aman dan terkendali.

“Kemarin kita baru rapat, selesai memastikan bahwa suplai dan distribusi dari kebutuhan pokok selama Nataru ini terjamin,” tegas Farhan.

Reporter: Niko

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru