Sunday, February 15, 2026

Surabaya Holiday Super Sale Resmi Dibuka, Targetkan Pendapatan Rp 15 Triliun

Surabaya Holiday Super Sale Resmi Dibuka, Targetkan Pendapatan Rp 15 Triliun

SURABAYA, Nawacita – Surabaya Holiday Super Sale (SHSS) resmi dibuka, ribuan tenant, restoran, hotel hingga tempat wisata di Kota Pahlawan siap meramaikan  program diskon besar-besaran yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

SHSS diselenggarakan dari tanggal 1 hingga 31 Desember 2025, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa itu bukanlah sekedar kegiatan pusat pembelanjaan, melainkan seluruh ekosistem perekonomian di Kota Surabaya.

“Jadi, diskon besar-besaran dalam program ini tidak hanya di mal, tapi juga di hotel, restoran dan tempat-tempat wisata,” ucap Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.

- Advertisement -

Diskon yang ditawarkan sangat menarik, yaitu mencapai 80 persen (Up to 80 persen) untuk berbagai barang dan layanan. Tidak ada syarat khusus untuk menikmati program ini, semua orang bisa menikmati diskon yang diberikan pada masing-masing tempat.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Posko Peduli Bencana untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Walikota Eri Cahyadi berharap dengan program tersebut Kota Surabaya bisa menjadi pilihan utama bagi warga Surabaya maupun luar kota untuk berbelanja, berlibur, serta menikmati liburan Natal dan Tahun Baru.

“Tentunya, program ini diharapkan dapat menarik wisatawan untuk masuk ke Surabaya, mereka bisa berbelanja, jalan-jalan dengan memanfaatkan diskon yang ada. Paling penting bisa menahan masyarakat Surabaya untuk menghabiskan waktu libur di kotanya,” harapnya.

Cak Eri, sapaan akrabnya menjelaskan SHSS merupakan upaya konkret Pemkot untuk menggerakkan perekonomian masyarakat serta  mendorong masuknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retail hingga wisata.

“Perhitungan kita ini akan sampai dengan miliaran rupiah masuknya ke Kota Surabaya lewat PAD. Dengan banyaknya mal, hotel sampai restoran yang ikut serta dalam program ini maka PAD kita bergerak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Sutandi menerangkan bahwa total ada 17 mal di Kota Surabaya ikut serta dalam program ini. Seluruh tenant dalam mal, berpartisipasi aktif dengan menyediakan diskon, mulai dari 10 persen hingga puncaknya 80 persen. Untuk target, APPBI menargetkan perputaran ekonomi sebanyak Rp 15 triliun.

“Sangat banyak diskon yang bisa dinikmati di tenant, restoran dan lainnya selama program ini berlangsung. Tidak ada syarat khusus semua bisa menikmatinya,” katanya.

“Untuk APPBI dari 17 mal yang kita selenggarakan tahun ini kita menargetkan 15 triliun perputaran di dalam mal ini,” imbuhnya.

Sutandi menyampaikan bahwa momen akhir tahun seperti ini sangat penting bagi sektor retail, terutama setelah siklus slowdown yang biasanya terjadi pada Agustus, September, dan Oktober.

Kami bersyukur Pemkot tidak pernah diam untuk menggerakkan roda perekonomian Surabaya. Kita optimis bahwa ini adalah titik balik untuk pertumbuhan ekonomi di Surabaya, konsumsi domestik ini juga akan pulih,” pungkas Sutandi.

Reporter : Rovallgio

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru