Monday, February 9, 2026

Kemendikti Saintek RI dan Komisi X DPR Gelar Seminar Pemanfaatan AI di STIESIA Surabaya

Kemendikti Saintek RI dan Komisi X DPR Gelar Seminar Pemanfaatan AI di STIESIA Surabaya

Surabaya, Nawacita | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek RI) bekerja sama dengan Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, menggelar seminar bertajuk “Pemanfaatan AI untuk Transformasi Pembelajaran di Perguruan Tinggi” di Kampus STIESIA Surabaya, Minggu (30/11/2025). Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa serta dosen yang antusias mempelajari pengembangan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan.

Pada kesempatan tersebut, Puti Guntur Soekarno menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara bijak. Ia menyebut bahwa AI memiliki potensi besar untuk mendukung proses belajar mengajar jika digunakan dengan tepat.

“Bahwa AI atau teknologi itu ketika dapat dimanfaatkan secara positif, tentu akan memberikan dampak positif juga kepada adik-adik mahasiswa dan juga para pengajar,” ucapnya.

- Advertisement -

Namun Puti juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan teknologi dapat menimbulkan dampak yang merugikan apabila tidak dimanfaatkan dengan benar.

Seminar bertajuk “Pemanfaatan AI untuk Transformasi Pembelajaran di Perguruan Tinggi” di Kampus STIESIA Surabaya (Foto: Gio/Nawacita)

“Tapi ketika kemudian kegunaan teknologi itu dipergunakan dengan tidak pada semestinya, maka akan memberikan dampak yang negatif,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menyoroti pentingnya kedaulatan teknologi nasional. Dengan jumlah pengguna internet mencapai sekitar 221 juta orang, Indonesia menurutnya tidak boleh hanya menjadi konsumen teknologi.

“Yang terpenting adalah bagaimana kemajuan teknologi bisa menjadikan negara kita berdaulat dalam bidang teknologi,” jelasnya.

“Indonesia harus memiliki anak-anak muda yang kelak menjadi inovator dalam menciptakan aplikasi atau AI berbasis keadilan lokal dan kebudayaan Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua STIESIA Surabaya, Prof. Dr. Nur Fadjrih Asyik, S.E., M.Si., Ak., CA., menyampaikan komitmen kampus dalam mengikuti perkembangan teknologi, khususnya dalam dunia pendidikan tinggi.

“Kami terus berusaha untuk meningkatkan bentuk layanan pendidikan tinggi yang sekarang harus mengikuti perkembangan zaman, khususnya terkait perkembangan teknologi informasi,” ujarnya.

Baca Juga: Kemendikdasmen–Komisi X DPR RI Gelar Workshop Pengentasan Anak Tidak Sekolah di Surabaya

Menurutnya, AI sebagai representasi kecerdasan manusia dalam bentuk mesin akan menjadi alat penting dalam inovasi metode pembelajaran.

“AI akan sangat membantu untuk meningkatkan dan terus menginovasi metode pembelajaran yang kami lakukan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga keterampilan dan psikomotorik.

“Dengan harapan, melalui pencerahan dari Ibu Puti, kami akan terus meningkatkan proses pembelajaran agar para lulusan menjadi generasi unggul yang dapat membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Seminar ini diharapkan menjadi langkah nyata perguruan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan siap bersaing di era digital.

Reporter: Rovallgio

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru