Wednesday, February 11, 2026

Hari Guru Nasional, Farhan Tekankan Kesadaran Hukum

Hari Guru Nasional, Farhan Tekankan Kesadaran Hukum

Bandung, Nawacita – Walikota Bandung Muhammad Farhan menekankan agar seluruh unsur pendidikan khususnya guru agar memiliki kesadaran hukum dalam mendidik para siswa.

Hal itu diungkapkan Farhan semata-mata agar tidak terjadi lagi jeratan hukum yang menimpa para guru di Kota Bandung akibat gugatan atau laporan pidana dari orang tua siswa.

“Tetapi kita memitigasi risiko, karena sekarang ini kesadaran hukum dari masyarakat begitu tinggi, maka para guru pun harus memiliki kesadaran hukum yang sama sehingga tidak ada perkataan atau tindakan para guru yang dianggap melanggar hukum bahkan ternyata nanti bisa merusak tatanan pendidikan di Kota Bandung,” kata Farhan saat ditemui usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Guru Nasional di SMPN 05 Kota Bandung, Selasa (25/11/2025).

- Advertisement -

Ia menyebut, penekanan kesadaran hukum itu dilakukan sebagai upaya memberikan perlindungan hukum untuk para guru. Mengingat, kesadaran hukum masyarakat khususnya para orangtua siswa di Kota Bandung juga mulai meningkat.

Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi saat dorstop dengan wartawan usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Guru Nasional di SMPN 5 Kota Bandung, Selasa (25/11/2025). Foto: Nawacita/Niko.

“Seperti yang saya bilang tadi, bahwa dengan meningkatnya kesadaran hukum masyarakat maka para guru harus mengerti dan memahami kesadaran hukum sehingga tindakan, perkataan para guru tidak ada yang bisa dianggap melanggar hukum,” ucap dia.

Namun, tuntutan kesadaran hukum dari para guru juga harus didukung dengan peningkatan kualitas, kesejahteraan dan perlindungan bagi para guru. Baik itu perlindungan secara hukum maupun non hukum.

“Satu, peningkatan kualitas, kedua, peningkatan kesejahteraan, ketiga, peningkatan perlindungan para guru. Itu tiga hal penting yang menjadi highlight kita pada pagi hari ini,” tutur Farhan.

Senada dengan Farhan, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi yang turut hadir dalam upacara itu juga menekankan agar perlindungan terhadap guru bisa diwujudkan. Salah satunya melalui peningkatan kualitas serta kesejahteraan guru agar kesadaran hukum juga bisa tumbuh dalam diri para guru.

Baca Juga: Penampakan Baru Gedung Sate Bandung yang Telan Anggaran Rp3,9 Miliar

“Nah, salah satu untuk hebat itu, guru betul, saya sepakat adalah kualitas guru harus ditingkatkan. Kalau kita punya gedung event, kita punya gedung budaya, semestinya Kota Bandung ini punya gedung untuk meningkatkan kualitas guru. Karena saya yakin kalau gurunya berkualitas, Kota Bandung kedepan hebat, insya Allah,” beber Asep.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Bandung Rohimat mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas dan kompetensi guru juga harus didukung dengan berbagai kebutuhan dan fasilitas.

“Peningkatan kompetensi guru, termasuk juga fasilitasi yang dibutuhkan, ini senantiasa diperlukan,” ungkap Rohimat saat diwawancarai di lokasi dan waktu yang sama.

Ia menegaskan bahwa PGRI Kota Bandung berkomitmen untuk bermitra dengan pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas para guru di Kota Bandung.

“PGRI sebagai organisasi profesi bermitra dengan pemerintah dan Dinas Kota Bandung untuk berupaya bagaimana meningkatkan kompetensi guru supaya layanan pendidikan di Kota Bandung khususnya bisa lebih meningkat,” tegas dia.

Reporter: Niko

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru