Inovasi Berbasis Energi Terbarukan untuk Mendukung Kebutuhan Air Bersih Lingkungan Pesantren
SURABAYA, Nawacita — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan Aplikasi Smart Water Filter Terintegrasi Panel Surya sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat berbasis produk di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Saqona. Inovasi ini ditujukan untuk membantu pesantren menyediakan air bersih yang layak dan berkelanjutan bagi para santri serta seluruh warga pesantren.
Program ini diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Ali Musyafa, M.Sc., dengan fokus pada penerapan sistem penyaringan air yang digerakkan oleh energi matahari melalui panel surya. “Sistem tersebut dirancang sebagai solusi atas keterbatasan pasokan air bersih sekaligus untuk mengurangi ketergantungan pada energi listrik konvensional,” jelas Prof. Dr. Ir. Ali Musyafa, M.Sc, 19/11/2025.
Produk utama yang dikembangkan berupa smart water filter yang memanfaatkan energi panel surya untuk menggerakkan pompa air. Air baku kemudian dialirkan ke unit filtrasi dan melalui beberapa tahapan penyaringan hingga menghasilkan air yang lebih jernih dan layak digunakan. Sistem ini juga dilengkapi mekanisme pembilasan otomatis (flushing) untuk membersihkan media filter dari endapan kotoran, sehingga kinerja dan usia pakai filter tetap terjaga.
Baca Juga : ITS Kembangkan Sistem Pemantauan Energi Berbasis IoT, Dukung Perwujudan Kampus Hijau
Penerapan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bersih untuk berbagai kebutuhan harian, mulai dari mandi, wudu, mencuci, hingga sanitasi. Selain ramah lingkungan, penggunaan energi surya menjadikan sistem ini lebih ekonomis dalam jangka panjang.
Sebagai tindak lanjut, ITS secara resmi menyerahkan perangkat smart water filter tersebut kepada pihak Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Saqona pada 19 November 2025. “Serah terima ini disertai penjelasan mengenai cara pengoperasian, perawatan, serta penggunaan fitur flushing pada sistem,” terangnya.
Pihak pesantren menyampaikan apresiasi atas kontribusi ITS melalui program ini. Dengan hadirnya smart water filter berbasis energi terbarukan tersebut, kebutuhan air bersih di lingkungan pesantren diharapkan dapat terpenuhi secara lebih optimal dan berkelanjutan. (*)
Penulis Mahasiswa Teknik Fisika ITS Sepuluh November
-
Anis Umi Nu’ila
-
Rakan Syuja

