Monday, February 9, 2026

Yordan M Batara Goa Tekankan Penguatan Kompetensi Pemuda Surabaya untuk Hadapi Persaingan Kerja

Yordan M Batara Goa Tekankan Penguatan Kompetensi Pemuda Surabaya untuk Hadapi Persaingan Kerja

Surabaya, Nawacita | Anggota DPRD Jawa Timur Dapil I Kota Surabaya, Yordan M Batara Goa, menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi bagi generasi muda untuk bersaing di dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Yordan usai penyerapan aspirasi masyarakat – Reses DPRD Jawa Timur, yang diselenggarakan di Setro Baru Utara, Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Kamis (20/11/2025) malam.Pada kesempatan reses tersebut, Yordan menerima sejumlah aspirasi dari generasi muda terkait sulitnya mencari pekerjaan.

“Kalau kita mau mencari tempat-tempat pelatihan, ya itu bisa di (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya di Dukuh Menanggal. Itu menyediakan paket-paket pelatihan yang gratis, ada uang sakunya, ada sertifikatnya, tetapi memang jika ingin mendaftar banyak harus ada seleksi,” ucap Yordan.

- Advertisement -

Yordan menekankan pentingnya memanfaatkan fasilitas pelatihan gratis yang disediakan pemerintah.

Namun, Yordan menegaskan bahwa  generasi muda harus memiliki mental kuat dalam menghadapi kompetisi dunia kerja yang semakin ketat. Sebab saat ini persaingan tidak hanya muncul dari sesama warga Surabaya, namun juga dari pencari kerja yang berasal luar daerah.

Baca Juga: Gelar Reses, Yordan Soroti Pentingnya Toleransi Antar Etnis dan Lintas Agama

“Apalagi yang menjadi saingan nanti tidak cuma anak-anak di Surabaya, tapi karena Surabaya ini kota besar, orang-orang di luar Surabaya pun juga akan berbondong-bondong ke Surabaya untuk mencari pekerjaan,” ujarnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim tersebut mengingatkan para pemuda Surabaya untuk tidak terlena karena masih tinggal bersama orang tua, menurutnya kerapkali anak muda terjerumus rasa nyaman dan kurangnya motivasi.

“Karena biasanya masih ikut orang tuanya, seringkali terlena dan kalah bersaing dengan anak-anak dari daerah,” ungkapnya.

Sedangkan bagi siswa SMK, Yordan menekankan pentingnya menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak masih di bangku sekolah.

“Bagi yang punya keinginan untuk berwirausaha supaya mereka sudah mulai berlatih sejak mereka ada di SMK. Jadi jangan tunggu lulus baru kemudian belajar wirausaha karena sebetulnya di SMK juga ada pelajaran tentang wirausaha,” jelasnya.

“Itu harus dimanfaatkan maksimal supaya mereka siap berwirausaha ketika mereka lulus dari SMK,” imbuhnya.

Baca Juga: Yordan Batara-Goa Tekankan Pentingnya Pengajaran Pancasila Bagi Generasi Muda

Selain itu Yordan menyoroti teaching factory (TEFA) yang mampu menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan industri. Program tersebut berperan sangat penting dalam meningkatkan kualitas skill para siswa.

“Kalau di SMK itu ada teaching factory (TEFA). Teaching factory itu membawa dunia kerja masuk ke dalam lingkungan SMK. Jadi kalau magang berarti anak-anak SMK yang keluar dan bekerja di dunia industri, tapi kalau teaching factory, dunia industri yang dibawa masuk SMK, anak-anak untuk berlatih di situ,” tuturnya.

Pengoptimalan TEFA diharapkan mampu mempersiapkan siswa memiliki jiwa ‘entrepreneur’ maupun mental siap bekerja. Bahkan Yordan menekankan perlu ada evaluasi apabila lulusan SMK mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan maupun membuka usaha.

“Kalau sekian bulan setelah selesai SMK itu belum bisa wirausaha atau bisa bekerja, maka mestinya itu harus melakukan intropeksi. Apa yang salah di kurikulum, apa yang kurang, apa yang harus diperbaiki, sehingga jangan sampai ada anak lulusan SMK yang nganggur,” pungkasnya.

Reporter : Rovallgio

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru