Tuesday, February 10, 2026

Pekerja Informal Jabar Bisa Cek Status BPJS Ketenagakerjaan Gratis Via Sapa Warga dan Hotline

Pekerja Informal Jabar Bisa Cek Status BPJS Ketenagakerjaan Gratis Via Sapa Warga dan Hotline

Bandung, Nawacita – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat membeberkan teknis atau cara pekerja informal mengecek apakah dirinya menjadi penerima premi BPJS Ketenagakerjaan gratis dari Pemprov Jabar atau tidak.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnakertrans Jawa Barat Firman Desa mengatakan bahwa masyarakat bisa melakukan pengecekan dengan dua cara.

“Jadi, intinya kita menggunakan dua pendekatan strategi, yang satu yang secara online, yang satu kita langsung direct gitu,” kata Firman saat dikonfirmasi, Rabu (19/11/2025).

- Advertisement -

Keputusan tersebut diambil setelah sebelumnya Disnakertrans berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Diskominfo Jawa Barat dan DPM Desa Jawa Barat.

Ia menjelaskan, para pekerja informal bisa mengecek status sebagai penerima atau tidak secara online melalui aplikasi Sapa Warga.

“Masyarakat atau penduduk yang diikutsertakan program jaminan sosial dan ketenagakerjaan ini bisa mengecek di aplikasi Sapa Warga,” ucap dia.

Baca Juga: Premi BPJS Ketenagakerjaan Sejuta Pekerja Informal di Jabar Cair Dua Tahap: November dan Desember

Selain Sapa Warga, mereka juga bisa melakukan pengecekkan melalui Hotline Jabar dengan memasukan NIK dan status kepesertaan akan langsung muncul.

“Nah, selama ini pun kita pun di aplikasi Hotline Jabar tuh yang yang via WA, kita juga ada. Nanti tinggal di masuk ke aplikasi Hotline Jabar, nanti muncul di WA itu, nanti ada cek kepesertaan Jamsostek,” tutur Firman.

Kemudian, untuk pengecekan secara langsung atau offline, masyarakat nantinya akan diberitahukan secara langsung oleh pemerintah desa atau kelurahan setempat.

“Nanti kepala BPJS penyediaan akan berkoordinasi dengan Disnaker dan juga DPMD Desa untuk bisa mendistribusikan ke setiap kecamatan ataupun desa kelurahan,” beber dia.

Baca Juga: Disnakertrans Jabar Rampungkan Data 1 Juta Penerima Premi BPJS Ketenagakerjaan

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa informasi pembagian kartu tersebut juga bakal dilakukan melalui kelurahan atau desa.

“Nanti maka penduduk atau apa masyarakat yang mungkin nanti sudah tercover bisa mengambil kartunya di sana dan mungkin bisa diberikan semacam sosialisasi ataupun informasi kebermanfaatan program ini gitu,” terang Firman.

Ia mengungkapkan, strategi itu dilakukan agar pemberian premi BPJS Ketenagakerjaan bisa merata. Selain itu akses penanganan terhadap masyarakat dari BPJS Ketenagakerjaan juga bakal lebih efektif karena langsung melalui desa atau kelurahan.

“Itu mungkin dua strategi yang memang kita akan lakukan gitu pendekatannya. Dan juga mungkin kenapa ini di desa kelurahan gitu. Takutnya nanti kalau ada apa-apa bisa ada yang masyarakat atau untuk duduk yang mungkin terjadi kecelakaan kerja atau sampai meninggal dunia,” ungkap dia.

Reporter: Niko

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru