Surabaya, Nawacita.co – General Manager Tim EV-OS FTMM Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Muhammad Ravindra Alfian menyebut ada tiga kendaraan yang akan turun di PLN ICE 2025.
Mahasiswa Teknik Elektro semester 7 itu menjelaskan, untuk yang pertama “SURA” dirancang khusus untuk kompetisi drag.
Keunggulannya terletak pada desain sasis dan motor yang dimodifikasi dari sepeda motor listrik komersial.
“Kami manfaatkan motor listrik yang ada di pasaran, lalu kami modifikasi agar bisa bersaing dengan sepeda drag yang biasa digunakan anak-anak muda,” jelas Ravindra saat peluncuran dan melepas Tim EV-OS untuk bertanding dalam Kompetisi PLN Innovation & Competition in Electricity (PLN ICE) 2025, Rabu (19/11/2025).
Ia menyebut untuk yang kedua ada “SVARA” untuk kategori Micro EV Car, sebuah microcar yang seluruh rangkainya dibuat dari nol oleh tim mahasiswa.
“Ini benar-benar buatan manual tangan kami sendiri. Kami desain dan rakit dari nol, dengan referensi dari pasar, lalu kami kembangkan ulang agar sesuai karakter EV-OS,” ungkap Ravindra.
Baca Juga: Prestasi Gemilang! UNAIR Naik Peringkat Jadi Kampus Terbaik ke-54 di Asia
Keunggulan dari SVARA antaranya, desain rigid dan aman, standar keamanan ganda, kecepatan maksimal 80–100 km/jam, dan dilengkapi dua seat seperti model city car mini.
Selanjutnya kendaraan yang ke tiga bernama, “ALERTA EVOLT 2.0” untuk kategori gokart listrik. Kendaraan tersebut pernah menjuarai kompetisi serupa yang pernah diikuti.
Kali ini, ALERTA EVOL 2.0 oleh tim EV-OS dimodifikasi dengan berbagai macam keunggulan.
“Kendaraan kali ini hampir dua kali lebih cepat dari tahun lalu. Artinya kami dua kali lebih siap,” kata Ravindra.
Dengan kerja keras, inovasi, dan pengalaman dari tahun sebelumnya, Tim EV-OS optimis mampu mempertahankan atau bahkan melampaui capaian mereka.
“Setidaknya kami ingin mempertahankan juara tahun lalu, atau lebih baik. Kami sudah evaluasi, perbarui baterai, motor, dan sistem, sehingga tahun ini kami jauh lebih siap,” tandas Ravindra.
Reporter: Alus Tri

