Dedi Mulyadi Ungkap Ekonomi Jabar Keluar Dari Kebiasaan, Hari Ini di Atas Rata-Rata Nasional
Bandung, Nawacita – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi Jawa Barat saat ini sudah keluar dari kebiasaan buruknya. Jika biasanya pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat selalu berada di bawah rata-rata nasional, kali ini angka ekonomi Jawa Barat sudah berada di atas rata-rata nasional.
Menurut data Badan Pusat Statistik Jawa Barat, ekonomi Jawa Barat triwulan III tahun 2025 terhadap triwulan III tahun 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 5,20 persen year on year. Angka tersebut sudah jelas berada di atas angka ekonomi rata-rata nasional sebesar 5,5 persen.
“Kalau melihat dari data yang disajikan tadi disampaikan oleh Kepala BPS RI bahwa Jawa Barat keluar dari kebiasaan. Di Kebiasaan sebelumnya, pertumbuhan ekonominya selalu di bawah rata-rata nasional. Hari ini kita di atas rata-rata nasional,” kata Dedi saat diwawancarai di Gedung Sate Bandung, Rabu (19/11/2025).
Menurut dia, pencapaian tersebut bisa dicapai karena kolaborasi antar pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi dan berbagai elemen lainnya. Disisi lain, peran kalangan para pengusaha di Jawa Barat juga tak kalah penting dalam pertumbuhan ekonomi.
“Kemudian juga kalangan dunia usaha yang relatif agak simultan perjalanannya. Bahkan cenderung mengalami peningkatan,” ucap dia.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Umumkan Seluruh Jalan Desa di Jabar Bakal Diambil Alih Provinsi Mulai 2026
Dedi menuturkan, hal tersebut dapat dilihat dari angka investasi di Jawa Barat yang mulai mengalami peningkatan. Naiknya angka investasi ini menjadi ciri bahwa taraf ekonomi di Jawa Barat juga sudah mulai meningkat.
Diketahui, angka investasi di Jawa Barat saat ini sebesar Rp 77,1 triliun pada periode Triwulan III (Juli-September) 2025. Angka tersebut menempatkan Jawa Barat menjadi provinsi dengan angka investasi tertinggi di Indonesia.
“Itu bisa dilihat dari grafik infrastruktur yang sudah semakin masif, investasi sudah semakin meningkat dan ini juga akan melahirkan angka pertumbuhan yang cukup,” cetus Dedi.
Ia menilai dengan naiknya pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Barat bisa memberikan berbagai dampak positif. Seperti membuka lapangan kerja baru, meningkatkan rekrutmen tenaga kerja serta jumlah produksi di Jawa Barat.
“Ditambah lagi buah pembangunan yang dilakukan saat ini, infrastruktur dan juga akan nanti dirasakan se di 2002,” tandas dia.
Reporter: Niko

