Saturday, February 14, 2026

Dari Bumi Pahlawan, Emil Dardak Serukan Semangat Juang Baru Bangun Jawa Timur Maju dan Inklusif

Dari Bumi Pahlawan, Emil Dardak Serukan Semangat Juang Baru Bangun Jawa Timur Maju dan Inklusif

Surabaya, Nawacita.co – Wagub Jatim Emil Dardak memberi sambutan saat Pelaksanaan Upacara Hari Pahlawan yang digelar di Taman Pahlawan, Surabaya pada Senin (10/11/2025).

Dalam amanatnya pada upacara peringatan Hari Pahlawan 2025, Emil menegaskan bahwa perjuangan tidak berhenti ketika kemerdekaan diraih. Tema peringatan kali ini, “Pahlawanku, Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”.

Menurut Emil, menjadi pengingat bahwa api semangat para pahlawan harus terus dijaga agar tak padam dimakan waktu.

- Advertisement -

“Jika dulu perjuangan dilakukan di medan tempur dengan mengangkat senjata, maka hari ini perjuangan diwujudkan dengan kerja keras, kejujuran, dedikasi, dan kepedulian sosial,” ujar Emil.

Emil menyoroti tiga nilai utama yang patut diteladani dari para pahlawan bangsa diantaranya ada kesabaran dalam berjuang, mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan pandangan jauh ke depan.

Baca Juga: Emil Sebut Pertemuan dengan Menkeu Perkuat Sinergi Pusat-Daerah

Dalam konteks Jawa Timur yang genap berusia 80 tahun, Emil menyebut semangat kepahlawanan terasa sangat relevan. Tanah Jawa Timur, katanya, adalah bumi pahlawan—tempat berkobarnya semangat 10 November 1945 di Surabaya yang menjadi tonggak perjuangan nasional.

Kini, semangat itu diwujudkan dalam perjuangan membangun kesejahteraan melalui penguatan ekonomi daerah, pertanian, UMKM, industri, dan inovasi anak muda.

“Perjuangan membangun Jawa Timur tidak boleh berhenti. Kita terus bergerak, terus berjuang, dan terus berikhtiar mewujudkan Jawa Timur yang maju, inklusif, dan berdaya saing,” tegas Emil.

Menutup amanatnya, Emil mengajak seluruh masyarakat menundukkan kepala sejenak untuk mengenang jasa para pahlawan.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Dari semangat mereka, kita belajar bahwa kemerdekaan lahir dari keberanian, kebersamaan, dan keikhlasan,” tutup Emil.

Reporter: Alus

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru