Tuesday, February 10, 2026

Sekdaprov Adhy Karyono: Dana Silpa Jatim Disimpan di Deposito untuk Dukung Ekonomi Daerah

Sekdaprov Adhy Karyono: Dana Silpa Jatim Disimpan di Deposito untuk Dukung Ekonomi Daerah

Surabaya, Nawacita.co – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menepis anggapan bahwa APBN sebesar Rp6,2 triliun tersebut ‘mangkrak’. Adhy menjelaskan sebagian besar dana Silpa disimpan dalam bentuk deposito di Bank Jatim sebesar Rp3,6 triliun.

Langkah itu dilakukan agar dana tidak menganggur, sekaligus mendukung kinerja Bank Jatim sebagai BUMD milik Pemprov Jatim. Selain itu, bunga deposito tersebut juga kembali ke daerah untuk digunakan dalam belanja publik.

“Aturannya membolehkan dana Pemda disimpan dalam bentuk deposito. Jadi uangnya tidak diam, dan bunganya bisa dipakai untuk belanja daerah,” ujar Adhy.

- Advertisement -

Sementara itu, Rp1,6 triliun lainnya tersimpan di Kas Daerah sebagai cash flow operasional. Dana tersebut digunakan untuk membayar gaji pegawai selama dua bulan dan kegiatan rutin Pemprov Jatim.

Baca Juga: Pemprov Jatim Luruskan Isu Dana Mengendap, Adhy Karyono: Berbeda Sistem APBD dan APBN

“Kalau ada dana transfer dari pusat yang turun di akhir tahun, memang tidak bisa langsung digunakan. Otomatis akan menjadi Silpa,” imbuhnya.

Selain itu, Ia menambahkan persoalan utama adalah pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat yang kini jumlahnya cukup signifikan.

Kondisi itu bahkan membuat R-APBD Jatim 2026 berkurang hingga Rp2,1 triliun dibanding tahun sebelumnya, sehingga Pemprov harus melakukan penyesuaian di berbagai pos anggaran.

Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, hanya empat daerah yang relatif kuat secara fiskal, yakni Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Malang. Sisanya, kata Adhy, harus bekerja keras menyeimbangkan pendapatan dan belanja.

“Jadi bukan soal uang ngendon di bank, tapi bagaimana daerah bisa bertahan di tengah menurunnya dana transfer pusat,” tutup Adhy.

Reporter: Alus

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru