Sunday, February 15, 2026

Pemkot Surabaya Fasilitasi Bantuan Tangan Palsu Ke Korban Ponpes Al-Khoziny

Pemkot Surabaya Fasilitasi Bantuan Tangan Palsu Ke Korban Ponpes Al-Khoziny

SURABAYA, Nawacita – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya fasilitasi bantuan tangan palsu kepada Nur Ahmad, salah satu santri asal Surabaya yang menjadi korban tragedi runtuhnya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Nur Ahmad menjadi satu-satunya korban selamat asal Surabaya yang mengalami amputasi. Bantuan tangan palsu tersebut merupakan komitmen Pemkot Surabaya dalam membantu korban tragedi rubuhnya ponpes Al-Khoziny.

“Jadi nanti Insyaallah semua korban yang ada yang dari Kota Surabaya maka kita akan lihat kondisinya apa yang bisa kita bantu. Kalau nanti ada yang tangan palsu, kaki palsu, akan bantu semuanya,” ucap Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, Kamis (16/10/2025).

- Advertisement -

Baca Juga: Identifikasi 63 Jenazah Korban Tragedi Ponpes Ambruk Tuntas

Walikota Eri menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mendata seluruh korban yang berasal dari Surabaya.

“BPBD sudah merekap berapa korban jiwa, berapa korban yang selamat tapi dalam kondisi dan perlu bantuan, maka kita datang. Ini kita lakukan karena memang mereka adalah warga Kota Surabaya,” ujarnya.

Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri tersebut juga memastikan bahwa Pemkot Surabaya akan memberikan pendampingan mental dan kejiwaan terhadap seluruh korban ataupun keluarga.

“Kami akan memprioritaskan pendampingan psikologis bagi korban dan keluarga. Langkah ini sangat penting supaya mereka bisa kembali melanjutkan kehidupan dan beraktivitas seperti biasannya. Setelah itu, kami akan lakukan pendampingan jangka panjang,” katanya.

Tercatat sebanyak 30 orang korban tragedi Ponpes Al-Khoziny berasal dari Kota Surabaya. Sebagian korban mengalami luka ringan, namun satu korban, Nur Ahmad harus diamputasi.

Reporter : Rovallgio

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru