Saturday, February 14, 2026

Menteri PU: Pembangunan Ponpes Libatkan Santri, “Dari Santri untuk Santri”

Menteri PU: Pembangunan Ponpes Libatkan Santri, “Dari Santri untuk Santri”

Surabaya, Nawacita | Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, mengisyaratkan bahwa pembangunan pondok pesantren dengan melibatkan santri seolah sudah menjadi tradisi.

“Ini kan santri, dari santri untuk santri konsepnya kan itu. Ponpes santri, dibikin dari santri untuk santri jadi gak bisa bilang di bawah umur segala macam,” ucap Menteri Dody, Senin (6/10/2025).

Menurut informasi yang didapatkan Nawacita.Co budaya melibatkan para santri, terlebih banyak yang di bawah umur,  sudah menjadi hal lumrah dalam pembangunan ponpes.

- Advertisement -

Pemerintah akan melakukan evaluasi kepada kualitas semua gedung pondok pesantren, pasca tragedi rubuhnya musala pondok pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Baca Juga: Pembongkaran Sektor A2 Ponpes Al-Khoziny: Tim SAR Temukan Enam Jenazah Berturut-turut

Hingga kini tercatat hanya ada 50 ponpes di Indonesis yang memiliki Ijin Mendirikan Bangunan atau yang kini disebut Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Kita evaluasi semua Pondok Pesantren. Evaluasi pelan-pelan, bereskan soal kualitas bangunan masing-masing bersama dengan Pemda setempat kita benahi semuanya, Kemendagri dan Pemda setempat terlibat bersama-sama untuk membenahi agar semua bangunan di Ponpes agar tidak terulang lagi,” ujarnya.

Namun Menteri Dody menjelaskan proses evakuasi korban menjadi fokus utama pemerintah pusat dalam tragedi ambruknya musala ponpes Al-Khoziny.

Baca Juga: Modin NU Center Jatim: Korban Runtuhan Ponpes Al-Khoziny Wafat Syahid, Tidak Perlu Mandi Syariat Utuh

“Kepala Basarnas hadir itu sudah menjadi perhatian di sini. Kalau kami nanti setelah kepala Basarnas mengerjakan tugasnya baru kami urusan berikutnya. Saya yang membangun dan sebagainya. Tapi sekarang posisinya save rescue,” ungkapnya.

“Jadi kita fokuskan juga ke save rescue diadakan Basarnas. Hari ini saya tidak berani bicara komentar lebih karena semuanya lagi proses fokus save rescue,” imbuhnya.

Harapannya dengan adanya evaluasi dari pemerintah, kejadian kegagalan konstruksi serupa tidak akan terjadi.

“Nanti secara bertahap kita akan lakukan perbaikan sana-sini agar kejadian pokoknya tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Reporter : Rovallgio

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru