Hari Kedelapan Tragedi Sidoarjo: RS Bhayangkara Terima 55 Kantong Jenazah Santri Korban Reruntuhan
SURABAYA, Nawacita – Memasuki hari kedelapan pasca ambruknya bangunan mushola Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, suasana di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya pada Senin sore (6/10/2025).
Satu per satu ambulans terus berdatangan membawa kantong jenazah dari lokasi reruntuhan Ponpes.
Hingga sore hari, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur mencatat telah menerima sebanyak 55 kantong jenazah.
Seluruh jenazah tersebut kini tengah menjalani proses autopsi dan identifikasi guna memastikan identitas para korban melalui pencocokan DNA, data medis, hingga properti pribadi yang ditemukan di lokasi kejadian.
Baca Juga: Golkar Jatim Gelar Sholat Ghaib dan Tahlil untuk Korban Ponpes Al-Khoziny
Kegiatan identifikasi dilakukan secara hati-hati dan penuh ketelitian, mengingat beberapa korban dalam kondisi sulit dikenali akibat tertimpa material bangunan berat. Tim DVI juga berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk melengkapi data antemortem, seperti ciri fisik, foto, maupun rekam medis.
Hingga kini, doa dan harapan terus mengalir dari masyarakat agar seluruh korban dapat segera teridentifikasi dan dipulangkan ke keluarga masing-masing untuk dimakamkan dengan layak. (Al)

