Dini Hari di Ponpes Al-Khoziny: Khofifah Hadir Langsung, Tiga Santri Dinyatakan Wafat
Surabaya, Nawacita.co – Suasana duka menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, pasca-runtuhnya bangunan musala tiga lantai pada Senin (29/9/2025) sore. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir langsung di lokasi sejak dini hari untuk memantau proses evakuasi yang berjalan penuh kehati-hatian.
Khofifah mengungkapkan tiga santri telah terkonfirmasi meninggal dunia. Mereka adalah Maulana Alfan Ibrahimunomik, Muhammad Masudul Haq, dan Muhammad Soleh.
“Kita doakan mudah-mudahan mereka bahagia di sisi Allah SWT, dan keluarganya diberi kesabaran, kekuatan, serta ketabahan,” ucap Khofifah dengan suara bergetar.
Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, hingga tim ahli konstruksi ITS dikerahkan untuk membantu evakuasi. Mereka bekerja siang-malam dengan sistem bergantian. Bahkan, suplai oksigen dan air terus disalurkan ke titik-titik di mana korban masih bisa berkomunikasi.
Baca Juga: Gubernur Jatim Pantau Langsung Evakuasi Korban Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny
“Saya tanya ke komandan Basarnas, berapa lama golden time yang memungkinkan korban bisa bertahan. Karena di antara mereka ada yang tertimpa reruntuhan tapi masih bisa berkomunikasi, masih bisa diberi oksigen, dan itu terus kita upayakan,” tutur Khofifah.
Selain fokus pada penyelamatan korban, Khofifah memastikan seluruh kebutuhan logistik terpenuhi. Dapur umum lapangan sudah beroperasi untuk para santri yang masih berada di pondok maupun keluarga korban yang menunggu di lokasi.
“Kemarin ada wali santri yang bahkan belum makan karena menunggu kabar anaknya. Ini yang harus jadi perhatian. Kami menyiapkan dapur umum, oksigen, dan air agar semua kebutuhan darurat bisa terpenuhi,” tegasnya.
Baca Juga: Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk: 4 Berhasil Dievakuasi, Puluhan Korban Lainnya Masih Terjebak
Di sela pemantauan, Khofifah berulang kali menyampaikan duka mendalam atas korban jiwa yang terus bertambah. Ia juga meminta masyarakat Jawa Timur untuk ikut mendoakan kelancaran evakuasi.
“Mohon doa Bapak-Ibu semua, semoga yang sekarang sedang dalam proses evakuasi bisa ditemukan dengan selamat. Dan bagi yang wafat, semoga husnul khatimah, keluarganya diberi ketabahan,” ungkapnya.
Hingga Selasa pagi, tim SAR masih bekerja keras menyingkirkan material reruntuhan dengan penuh kewaspadaan. Proses pencarian diperkirakan akan terus berlangsung hingga semua korban berhasil dievakuasi.
Reporter: Alus

