Sunday, February 15, 2026

Pemkot Surabaya Fokuskan Kampung Pancasila Pada Empat Sektor Kemasyarakatan

Pemkot Surabaya Fokuskan Kampung Pancasila Pada Empat Sektor Kemasyarakatan

SURABAYA, Nawacita – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya fokuskan Program Kampung Pancasila pada empat pilar atau empat sektor kemasyarakatan.

“Yang pertama pilar lingkungan, kemudian yang kedua pilar kemasyarakatan, ketiga pilar ekonomi, yang keempat pilar sosial budaya,” ucap Irvan Widyanto, Ketua Satgas Kampung Pancasila, Selasa (23/9/2025).

Pelaksanaan Kampung Pancasila diawali dengan melakukan sosialisasi bertahap kepada masyarakat.

- Advertisement -

“Total target 1.361 RW, tapi kita laksanakan sosialisasi yang sekarang ini totalnya di 786 RW. Insya Allah akhir Oktober (selesai),” ujarnya.

Nantinya perangkat RW akan melakukan penilaian terhadap kampungnya masing-masing, mengenai situasi dan kondisi terkini masyarakat.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Gencarkan Kampung Pancasila Guna Atasi Berbagai Masalah Kemasyarakatan

“Jadi disitu kan kita basic on aplikasi, warga diminta untuk menilai dirinya sendiri, kemudian dengan ASN (Aparatur Sipil Negara) pendamping untuk mendampingi menyelesaikan persoalan-persoalan secara bersama antara pemerintah kota dengan warga masyarakat. Di mana ASN  pendamping sebagai hub (penghubung),” ungkapnya.

Harapannya dengan pendataan melalui aplikasi mempermudah jalannya Kampung Pancasila, sehingga ASN Pendamping mampu membantu mendata warga miskin, pengangguran terbuka, ibu hamil beresiko tinggi, maupun berbagai masalah kemasyarakatan lainnya dapat terdata dengan baik.

Jumlah ASN pendamping juga nantinya akan berbeda, sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan di tiap wilayah.

“Tergantung variasi ini, jadi kan tidak sama, jadi tergantung dari yang pertama jumlah penduduk. Nah otomatis kalau jumlah penduduknya banyak, padat, otomatis tidak bisa dong satu RT, satu ASN, berarti ditambah ASN-nya,” tuturnya.

“Kemudian yang kedua luas wilayah. Kalau seandainya di situ luas wilayah tapi penduduknya kurang ya cukup satu. Tapi kalau luas wilayah kemudian jumlah penduduknya banyak maka ditambah ASN pendamping,” imbuhnya.

Sosialisasi dan pendampingan secara bertahap akan dilakukan di 786 RW di Kota Surabaya.

“Total ada 6.600 ASN pendamping tersebar di 31 kecamatan total masih di 786 RW,” pungkasnya.

Reporter : Rovallgio

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru