Monday, February 9, 2026

Petaka Nakes RSBS Jember usai Liburan di Bromo: 8 Tewas, 41 Terluka

Probolinggo, Nawacita.co – Kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember di lereng Gunung Bromo, menewaskan 8 orang.

Kecelakaan maut yang terjadi pada Minggu (14/9/2025) siang, itu tepatnya terjadi di Jalan Raya Sukapura, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Syafiq Gendira mengatakan bus yang dikemudikan oleh Albahri warga Kabupaten Jember, itu berpenumpang 55 orang yang merupakan rombongan dari RS Bina Sehat Jember.

- Advertisement -

Dugaan sementara, insiden tersebut terjadi karena masalah pada sistem pengereman bus alias rem blong.

“Diduga ada masalah di sistem pengereman sehingga sopir tak bisa mengendalikan laju bus. Kami masih lakukan pendalaman,” jelasnya.

Baca Juga: Kecelakaan Maut 100 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Oregon, Penumpang Mobil hingga Truk Terjebak

Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jatim juga dikerahkan ke lokasi untuk memastikan penyebab terjadinya kecelakaan tersebut.

Petaka Terjadi usai Liburan di Bromo

Direktur Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS), Faida membenarkan kabar meninggalnya delapan karyawannya usai bus yang membawa rombongan kecelakaan di lereng Gunung Bromo.

“Mereka liburan di Gunung Bromo, infonya pas turun setelah tasyakuran kelulusan S1, terus mengalami kecelakaan,” kata Faida kepada awak media.

Berdasarakan laporan sementara yang ia terima, ada belasan penumpang yang mengalami luka-luka, kini telah dievakuasi ke berbagai fasilitas kesehatan, seperti Rumah Sakit dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo hingga RS Arrozi Probolinggo.

“Tadi dapat laporan ada beberapa yang kritis. Kami sedang di Probolinggo membawa 18 ambulans dengan patwal untuk mengevakuasi korban yang mengalami luka-luka,” jelasnya.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Porsche Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Berikut Faktanya

8 Nakes Meninggal, 6 Baru Teridentifikasi

Faida mengatakan pihaknya sudah tiba di Rumah Sakit Umum Daerah M. Saleh Kota Probolinggo dan mengidentifikasi jenazah korban.

​​​​​​”Ada tujuh jenazah yang meninggal di lokasi kejadian, namun satu jenazah belum berhasil kami identifikasi,” ungkapnya.

Mantan Bupati Jember ini menyebut bahwa satu korban meninggal di rumah sakit belum juga dapat diketahui identitasnya.

Kecelakaan maut itu diduga bus yang sedang melaju mengalami rem blong, sehingga tidak bisa mengantisipasi laju bus dan menabrak pagar rumah warga.

“Kami langsung mengerahkan 18 ambulans milik RS Bina Sehat untuk melakukan evakuasi kepada para korban yang luka-luka maupun meninggal dunia,” katanya.

Sementara untuk korban selamat, kini tengah berada di sejumlah rumah sakit dan puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

“Korban tersebar dirawatnya. Ada yang di RS M Saleh 23 orang, RS Ar Rozy 5 orang, di Puskesmas Sukapura 8 orang, dan Puskesmas Wonomerto 5 orang,” tandas Faida.

Berikut Daftar Sementara Nama Korban yang Berhasil Diidentifikasi:

1. Hesty P ahli gizi RSBS
2. Arti perawat HD RSBS
3. Hendra CS RSBS
4. Istri Hendra CS RSBS
5. Anak Hendra CS RSBS
6. Anak perawat Maria.

Reporter : Riko Abdiono

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru