Saturday, February 14, 2026

Ibu Menyusui Alami Psoriasis, Apa Dampaknya bagi Bayi?

Ibu Menyusui Alami Psoriasis, Apa Dampaknya bagi Bayi?

Jakarta, Nawacita | Menyusui memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang bayi. Oleh karena itu, WHO menganjurkan untuk menyusui eksklusif selama enam bulan dan dilanjutkan hingga bayi berusia dua tahun. Namun, proses menyusui tidak selalu mudah.

Ada kalanya mengalami masalah kesehatan yang menyebabkan kekhawatiran bisa berdampak pada kesehatan bayi.

Salah satu masalah kesehatan yang biasanya dialami ibu menyusui adalah terkena psoriasis. Penyakit ini memang membuat si penderita merasa tidak nyaman karena akan menyerang kulit.

- Advertisement -

Lantas, apakah ibu menyusui yang terserang psoriasis masih boleh menyusui? Apakah psoriasis bisa berdampak pada kesehatan bayi? Berikut penjelasannya!

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hubungan menyusui dan psoriasis, sebaiknya pahami terlebih dahulu pengertian psoriasis. Psoriasis adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh kelainan sistem kekebalan tubuh atau penyakit autoimun.

Psoriasis menyebabkan kulit menjadi meradang, kemerahan, dan bersisik. Selain itu, psoriasis juga bisa menyebabkan rasa gatal dan sensasi seperti terbakar.

Baca Juga: WHO Bolehkan Ibu dengan COVID-19 Menyusui Bayinya

Penyakit ini biasanya menyerang bagian siku, lutut, tangan, atau leher. Namun, psoriasis juga bisa menyerang kulit payudara dan puting, sehingga kondisi tersebut dikhawatirkan bisa mengganggu proses menyusui dan membahayakan kesehatan bayi.

Dilansir dari La Leche League International, ibu menyusui dengan psoriasis masih boleh menyusui asalkan ibu dan si Kecil tetap merasa nyaman. Proses menyusui tidak akan memperparah gejala psoriasis.

Meski begitu, hentikan proses menyusui untuk sementara bila ibu mengalami nyeri puting akibat psoriasis.

Dilansir dari Medical News Today, psoriasis tidak ditularkan melalui ASI sehingga bayi tidak akan terserang penyakit serupa. Psoriasis umumnya ditularkan kepada bayi karena faktor genetik.

Selain itu, kolostrum dan kandungan nutrisi pada ASI akan melindungi bayi dari infeksi kuman atau bakteri serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh si Kecil.

Sebaiknya perlu waspada dengan penggunaan obat-obatan untuk menyembuhkan psoriasis. Sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu mengenai penggunaan obat-obatan untuk psoriasis.

Baca Juga: Dokter Ungkap Beberapa Mitos MPASI yang Ternyata Berbahaya bagi Bayi

Tips Menyusui saat Terkena Psoriasis

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar psoriasis tidak mengganggu proses menyusui, yakni:

  • Gunakan baju menyusui yang longgar sehingga kulit tidak mudah tergores saat menyusui. Saat kulit sekitar payudara tergores, maka dikhawatirkan bisa memperparah gejala psoriasis.
  • Gunakan bantalan bra yang dapat menyerap cairan atau keringat dengan baik.
  • Apabila psoriasis menyebabkan peradangan, kompres payudara dengan air hangat untuk mengurangi rasa sakit akibat peradangan.
  • Oleskan ASI ke puting payudara yang terkena psoriasis.

Psoriasis memang tidak membahayakan kesehatan bayi, namun terpenting adalah ibu dan si Kecil tetap merasa nyaman selama proses menyusui. Jangan paksakan diri untuk menyusui apabila psoriasis menyebabkan nyeri dan peradangan.

Apabila psoriasis telah mengganggu aktivitas dan proses menyusui, jangan ragu untuk berobat ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. ppmm

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru