Saturday, February 14, 2026

Pelindo dan BBKK Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Kesehatan di Pelabuhan Tanjung Perak

Pelindo dan BBKK Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Kesehatan di Pelabuhan Tanjung Perak

Surabaya, Nawacita  – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Jawa Regional 3 menegaskan komitmennya dalam memperkuat koordinasi lintas sektor melalui kegiatan Table Top Exercise (TTX) Penanggulangan Penyakit Menular.

Kegiatan ini digelar oleh Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya, bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, dan melibatkan berbagai instansi terkait.

Acara yang berlangsung di kantor Pelindo Sub Regional Jawa Regional 3 pada Rabu (27/8/2025) ini menghadirkan perwakilan lintas sektor seperti Bea Cukai, Imigrasi, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Dinas Kesehatan, serta sejumlah otoritas pelabuhan lainnya.

- Advertisement -

Baca Juga : Pelindo Gerak Cepat Dukung Evakuasi Penumpang KMP Gili Iyang Yang Alami Kendala Mesin

Kepala KSOP Tanjung Perak, Agustinus Maun, S.T., M.T., membuka kegiatan ini secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi demi menciptakan pelabuhan yang sehat dan aman.

“Sinergi yang solid akan membentuk ekosistem pelabuhan yang lebih sehat, yang pada akhirnya juga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Table Top Exercise ini merupakan simulasi berbasis diskusi untuk menguji efektivitas rencana kontinjensi yang telah disusun bersama. Melalui simulasi ini, para peserta dapat mengidentifikasi celah dalam sistem kesiapsiagaan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor untuk merespons ancaman penyakit menular secara cepat dan terkoordinasi.

Baca Juga : Pelindo Tegaskan Komitmen K3 di Tanjung Perak Melalui Management Walkthrough

Sebagai salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia, Pelabuhan Tanjung Perak menjadi pintu masuk utama arus barang dan manusia. Tingginya mobilitas ini, meski menggerakkan perekonomian nasional, juga meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular.

Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan komitmen Pelindo dalam mendukung upaya penguatan sistem kesehatan pelabuhan.
“Pelabuhan yang sehat adalah fondasi penting bagi kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat. Dengan kesiapsiagaan yang baik, kita tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan roda ekonomi tetap bergerak optimal,” ungkapnya.

Kepala BBKK Surabaya, Dr. Rosidi Roslan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, mobilitas tinggi di pelabuhan besar seperti Tanjung Perak harus diimbangi dengan sistem kesehatan yang kuat dan terintegrasi.

“Semakin besar pintu masuk suatu wilayah, semakin tinggi pula ancaman penyakit menular. Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan adanya harmonisasi lintas sektor dalam menghadapi potensi kegawatdaruratan kesehatan masyarakat di pelabuhan,” jelas Dr. Rosidi.

Dengan terselenggaranya TTX ini, Pelindo bersama BBKK Surabaya dan seluruh mitra kerja berharap dapat meningkatkan kesiapsiagaan kolektif, sehingga pelabuhan tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga kawasan yang sehat, aman, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan kesehatan global.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru