Wednesday, February 11, 2026

Kadispora Bandung Terjerat Korupsi, Farhan: Sudah Saya Berhentikan

Kadispora Bandung Terjerat Korupsi, Farhan: Sudah Saya Berhentikan

Bandung, Nawacita – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Eddy Marwoto resmi diberhentikan sementara akibat terjerat kasus korupsi dana hibah Pramuka Kota Bandung hingga rugikan negara Rp 6,5 miliar.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Walikota Bandung, Muhammad Farhan kepada awak media usai melantik beberapa ASN Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Kota Bandung pada Senin (25/8/2025).

Baca Juga: Walikota Bandung Resmi Lantik Kepala Dispora dan Dinas Cipta Bintar yang Baru

- Advertisement -

“Kalau (status) pegawainya sudah diberhentikan sementara, saya sudah tanda tangan. Itu sudah lama sejak ada penetapan,” kata Farhan.

Ia menerangkan bahwa proses administrasi terkait pemberhentian sementara tersebut telah diproses sesuai aturan sebelum tanggal 20 Agustus 2025 kemarin. Bahkan, seluruh surat persetujuan sudah diterbitkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan pengesahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Gubernur Jawa Barat.

“Diproses, sebelum tanggal 20 Agustus semuanya harus mendapatkan persetujuan dari Kemendagri sama Gubernur. Kemarin sebelum 20 Agustus sudah keluar semuanya suratnya dari BKN,” terang dia.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa status pemberhentian itu sendiri masih bersifat sementara dan masih menunggu perkembangan dari pengadilan.

Baca Juga: 2 Pejabat Dispora Bandung Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pramuka, Pemkot Segera Tunjuk Plt

“Diberhentikan sementara, kalau ternyata di pengadilan nanti ada sesuatu kan kita nggak pernah tahu,” tegas Farhan.

Untuk saat ini, posisi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung sendiri disisi oleh Sigit Iskandar yang telah dilantik oleh dirinya pada hari ini. Ia berharap, pengelolaan organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut dilakukan dengan tata kelola pemerintahan yang baik di bawah kepemimpinan Sigit Iskandar.

“Dispora ini salah satu OPD yang memiliki titipan anggaran yang tidak kecil, apalagi punya aset yang banyak. Jadi pengelolaannya harus benar. Maka sekarang kepada Kadis yang baru saya tekankan adalah tata kelola atau good governance menjadi penekanan utama sampai bulan Desember nanti,” harap dia. (Niko)

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru