Wednesday, February 11, 2026

Mendag Klaim Harga Beras Mulai Alami Penurunan, Apa Iya?

Jakarta, Nawacita.co – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengklaim bahwa saat ini harga beras di pasaran mulai turun.

Budi menyebut penyebab kenaikan harga beras berada pada proses pendistribusian, mengingat stok beras saat ini sedang melimpah.

“Kalau misal dari ritel modern berkurang (pasokan), ya berarti distribusinya. Barangnya kan ada,” tegas Budi kepada awak media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta pada Rabu (20/8/2025).

- Advertisement -

Untuk menyelesaikan permasalahan distribusi, ia mengatakan bahwa saat ini pemerintah mendorong penyaluran beras sesuai dengan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Langkah ini dilakukan oleh pemerintah bersama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Kami sama Bapanas terus mendorong dan kami akan membantu di pengawasan di lapangan, termasuk percepatan distribusi,” jelas Budi.

Dalam kesempatan tersebut, Budi menyatakan bahwa pemerintah melakukan pengawasan untuk percepatan distribusi yang akan memberikan dampak pada penurunan harga beras.

“Sebagian sudah mulai turun, kita masih terus melakukan pengawasan,” bebernya.

Baca Juga: Harga Beras Turun di 13 Provinsi, Mentan Optimistis Penurunan Berlanjut

Untuk beras SPHP, menurutnya saat ini juga mulai banyak ditemui di pasaran, meski belum maksimal.

“Sekarang yang di ritel modern juga sudah mulai banyak beras SPHP juga mulai ini, walaupun belum 100 persen,” jelas Budi.

Data harga beras di beberapa wilayah di Indonesia ini sempat jadi sorotan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di mana rata-ratanya harganya berbeda jauh.

Seperti di Zona 1 yang meliputi wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi rata-rata nasional harga berasnya adalah Rp14.731 per kg.

Kemudian di Zona 2, yakni untuk wilayah Sumatera selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan, Maluku, dan Papua, rata-rata harga beras nasional adalah Rp15.744 per kg.

Sementara untuk Zona 3, yakni beberapa daerah di Papua, harga beras termahal bahkan bisa mencapai Rp54.722 per kg.

Reporter: Riko Abdiono

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru