Friday, February 13, 2026

Dieng Trail Run 2025 Dimeriahkan Ribuan Peserta dari 22 Negara

Dieng Trail Run 2025 Dimeriahkan Ribuan Peserta dari 22 Negara

Wonosobo, Nawacita | Sebanyak 1.700 pelari (runners) lintas negara menjelajah kawasan Dataran Tinggi Dieng Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, dalam ajang Dieng Trail Run 2025, Minggu (10/8/2025).

Event pariwisata olahraga (sport tourism) tersebut diikuti pelari lokal dari berbagai provinsi di Indonesia maupun mancanegara. Peserta dari luar negeri beberapa di antaranya dari Perancis, Kanada, Korea Selatan, serta sejumlah negara di Asia Tenggara.

Dengan suhu udara sekira 10 derajat celcius ketika malam hari, dan belasan derajat celcius pada siang hari, Dieng Trail Run menjadi pembeda dengan agenda serupa pada tempat lain di Indonesia.

- Advertisement -

Kompetisi itu terbagi menjadi lima kategori jarak, meliputi 100K, 60K, 25K, 12K, dan 6K. Rutenya melintasi sejumlah gunung di kawasan tersebut, seperti Gunung Prau, Gunung Bismo, Gunung Pakuwojo, dan Gunung Kembang.

Baca Juga: Olahraga Lari Booming di Jateng, Dongkrak Ekonomi dan Bugarkan Jasmani

Sekda Jateng Sumarno mengatakan, event itu menjadi bagian untuk mengembangkan pariwisata di Jawa Tengah, supaya banyak mendatangkan wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri ke provinsi ini.

“Ini bagian dari pengembangan sektor pariwisata untuk mendatangkan orang ke Dieng. Dieng sudah menjadi wisata yang dikenal dunia,” kata Sumarno, yang juga mengikuti ajang tersebut pada kategori 25K.

Dijelaskan, dengan memperbanyak even di kawasan gunung purba tersebut, dapat memicu banyak orang untuk berdatangan. Dengan begitu, mampu mendongkrak perekonomian daerah setempat.

Dalam ajang ini, juga dipadukan dengan ajakan donasi, yang hasilnya akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Rencananya, hasil donasi itu akan dibelikan kaki palsu.

Baca Juga: Gubernur Ajak Peserta Jasirah Race Viralkan Potensi Wisata Jateng

“Selamat untuk semua runners yang mau berdonasi untuk sahabat kita,” ujar Sumarno.

Peserta dari Provinsi Kalimantan Timur, Lucky, mengaku mengikuti event itu untuk kategori 100K. Dia memulai lomba lari pada malam hari. Menurut Lucky, berlari di wilayah ketinggian seperti Dieng, memiliki banyak tantangan.

“Ada penyesuaian cuaca, kalau di Kalimantan Timur itu dominan panas,” terang dia.

Peserta asal Depok, Bunga mengaku, butuh persiapan matang dan penyesuaian diri sebelum dimulainya event itu, karena rute yang dilintasi dinilai cukup menantang.

“Yang penting bisa mengikuti acara ini dengan enjoy,” ungkapnya. jtgprv

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru