Kunjungi KEK JIP hingga ITS, Delegasi Singapura Tinjau Langsung Pertumbuhan Ekonomi Jatim
Surabaya, Nawacita.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan delegasi tinggi dari Singapura yang terdiri dari 42 pejabat senior lintas institusi. Kunjungan ini menjadi bagian dari program pertukaran pengetahuan dan pembelajaran langsung mengenai perkembangan pesat Jawa Timur sebagai pusat ekonomi terbesar kedua di Indonesia.
Delegasi yang dipimpin langsung oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia mengunjungi berbagai titik penting seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di JIP dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), yang dikenal sebagai center of excellence di bidang teknologi dan pendidikan tinggi.
“Kami membawa 42 pejabat senior dari Singapura ke Surabaya untuk menyaksikan langsung perkembangan di lapangan. Ini adalah kesempatan belajar yang sangat berharga bagi kami,” ujar Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng (1/8/2025).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, atas kesediaannya menerima dan berdialog dengan delegasi. Dialog dilakukan dalam suasana hangat, di mana para pejabat provinsi dan delegasi Singapura duduk satu meja untuk saling bertukar pandangan dan pengalaman.
Dalam pernyataannya, Kwok menyampaikan bahwa kemitraan antara Jawa Timur dan Singapura merupakan hubungan yang spesial dan akan terus diperkuat di masa mendatang.
Khofifah menyambut baik kunjungan ini dan menegaskan pentingnya pembelajaran dari Singapura yang selama ini dikenal sebagai negara dengan indeks daya saing, inovasi, dan kualitas SDM yang sangat tinggi.“Kami berharap transformasi birokrasi di Jawa Timur bisa terinspirasi dari best practice Singapura. Mulai dari peningkatan kualitas SDM, reformasi pelayanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat,” ujar Khofifah.
Kunjungan ini menjadi penanda penting bahwa Provinsi Jawa Timur tidak hanya menarik perhatian sebagai pusat ekonomi nasional, tetapi juga sebagai mitra strategis internasional dalam membangun pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi masa depan.
Reporter: Alus

