Sunday, February 15, 2026

Desain Interior Bertemu AI di Pameran INDEX 2025 PCU, Masa Depan Profesi Makin Cerdas

Desain Interior Bertemu AI di Pameran INDEX 2025 PCU, Masa Depan Profesi Makin Cerdas

Surabaya, Nawacita.co – Departemen Desain Interior Universitas Kristen Petra (PCU) mempersembahkan “INDEX 2025”, sebuah pameran tugas akhir bertema “Synced”, yang menyuguhkan lebih dari sekadar karya visual, tetapi juga narasi tentang masa depan profesi desain.

Diselenggarakan mulai 31 Juli hingga 3 Agustus 2025 di Selasar Gedung Q lantai 3, Kampus Timur PCU Surabaya, INDEX menjadi panggung bagi lebih dari 35 karya mahasiswa, yang menampilkan desain interior berperspektif baru—berharmoni antara akal manusia dan akal imitasi (AI).

Menurut Poppy Firtatwentyna Nilasari, S.T., M.T., dosen penanggung jawab acara, tema “Synced” diambil dari kata synchronized, yang mencerminkan keterhubungan, keselarasan, dan gerak maju bersama antara desainer dan teknologi.

- Advertisement -

“Melalui tema ini, kami ingin menunjukkan bahwa AI bukanlah pengganti manusia, melainkan partner kreatif yang membuka banyak kemungkinan baru dalam dunia desain interior,” ungkapnya (1/8/2025).

Suasana Pameran INDEX 2025. (Sumber foto: Humas PCU)

Tak sekadar menjadi tema, integrasi AI telah diterapkan langsung dalam proses pembelajaran melalui kurikulum baru yang mulai berjalan sejak 2024. Mahasiswa Desain Interior PCU kini wajib mempelajari AI, Mixed Reality (MR), dan Augmented Reality (AR), sebagai bagian dari penguasaan teknologi desain masa depan.

INDEX tak hanya menjadi showcase karya mahasiswa, tetapi juga menjadi bukti komitmen Universitas Kristen Petra sebagai AI-Native Campus. Acara ini turut memperkuat kampanye AI@PCU: Empowering Future Leaders, yang menekankan pentingnya literasi digital dan penguasaan teknologi dalam setiap bidang, termasuk seni dan desain.

Selain itu, Poppy mengungkapkan INDEX juga diikuti peserta dari luar negeri, seperti dari, University College Sedaya International, Malaysia (Interior Architecture), Universiti Tun Hussein Onn, Malaysia (Furniture Design), dan Assumption University, Thailand (Interior Design).

“Kolaborasi ini menguatkan peran INDEX sebagai forum internasional yang mempertemukan ide dan inovasi dari generasi muda lintas negara.” ucapnya.

Dengan menghadirkan perpaduan antara seni, teknologi, dan kesadaran lingkungan, INDEX bukan sekadar pameran tugas akhir. Ia adalah gambaran masa depan dunia desain, tempat akal manusia dan akal imitasi tidak saling menyingkirkan, tetapi berkolaborasi untuk menciptakan ruang yang lebih cerdas, estetis, dan bermakna.

Reporter: Alus

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru