Thursday, April 2, 2026
Home ADVETORIAL Buntut Kelangkaan BBM di Jember, Eksekutif dan Legislatif Sepakat Keluarkan SE Work...

Buntut Kelangkaan BBM di Jember, Eksekutif dan Legislatif Sepakat Keluarkan SE Work From Home

0
568
Disbun Idulfitri

Buntut Kelangkaan BBM di Jember, Eksekutif dan Legislatif Sepakat Keluarkan SE Work From Home

Jember, Nawacita.co – Kelangkaan BBM yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Jember, dalam beberapa hari, membuat Pemda dan DPRD mengambil kebijakan.

Kebijakan itu dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang meliburkan pelajar sekolah setingkat SD dan SMP juga pegawai Pemda yang tidak bersentuhan langsung dengan bagian pelayanan.

Disbun Idulfitri

Penyampaian itu disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait didampingi ketua dan pimpinan DPRD serta sejumlah kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) saat menggelar press rilis di gedung DPRD pada Senin (28/7/2025).

“Kami menyikapi kelangkaan BBM di Kabupaten Jember sebagai pemerintah daerah kabupaten Jember yakni eksekutif dan legislatif, sepakat mengeluarkan SE (Surat Edaran) tentang pembelajaran siswa sekolah yang dibawah naungan Pemkab untuk dilakukan secara Daring, termasuk pegawai Pemkab yang tidak bersentuhan langsung dengan layanan,” ucap Bupati Jember Gus Fawait.

Baca Juga: Bupati Jember M Fawait Harap Info Pengiriman BBM dalam Skala Besar ke Jember Bukan Sekadar Isu

Pembelajaran dilakukan secara Daring ini dilakukan hingga kondisi Bahan Bakar Minyak (BBM)kembali normal.

Tidak hanya itu, pihaknya bersama DPRD akan turun kebawah dengan memetakan permasalahan yang bisa diselesaikan dan di urai untuk menormalkan kembali.

“Kami bersama dewan, akan melakukan turba dengan memetakan persoalan persoalan kelangkaan BBM untuk mengurai permasalahan dilapangan,”katanya.

Sedangkan untuk sekolah SMA,MI, MTs dan MA, akan dikoordinasikan dengan Cabang Dinas ( Cabdin) dan Kemenag.

“Yang pasti untuk sekolah dibawah naungan Pemkab, baik swasta maupun negeri, pembelajaran dilakukan secara daring, dan untuk sekolah dibawah naungan Propinsi dan Kemenag, akan kami komunikasi, Insya Alloh sejalan dengan tujuan yang sama,” ungkapnya.

Baca Juga: BBM di Jember Langka, Bupati Panggil Pengurus Hiswana Migas DPC Besuki

Dia menghimbau kepada masyarakat, agar tidak panic buying dalam menghadapi kelangkaan BBM, berharap agar bisa segera normal, terlebih pada malam hari ini, pihak Pertamina sudah mengirimkan pasokan BBM ke Jember secara besar-besaran.

“Karena malam ini, ada pengiriman BBM secara besar besaran ke Jember, pihak Pertamina mensuplai BBM tidak hanya dari Malang dan Surabaya, tapi juga dari Solo,” jelasnya.

Bupati juga menyebut, Pemkab Jember akan melakukan nota protes atas penutupan total jalur Gumitir, karena dampak yang ditimbulkannya sangat luar biasa, seperti yang sudah disampaikan oleh anggota DPRD Jember sebelum penutupan jalur Gumitir.

Seperti diketahui bersama kelangkaan BBM di Jember terjadi sejak Sabtu 26 Juli 2025, atau dua hari setelah penutupan jalur Gumitir pada Kamis 24 Juli 2025.

Penulis : Mujianto

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here