Wednesday, February 11, 2026

ITS dan Unipra Perkuat Sinergi Lewat Pelatihan Pengolahan Data

ITS dan Unipra Perkuat Sinergi Lewat Pelatihan Pengolahan Data

Surabaya, Nawacita – Laboratorium Statistika dan Komputasi, Departemen Statistika Fakultas Matematika, Komputer, dan Sains Data (FMKSD) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pengolahan data di Universitas WR Supratman (Unipra) Surabaya.

Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi, tepatnya pada Selasa, 15 dan 22 Juli 2025. Kepala Laboratorium Statistika Komputasi dan Sains Data ITS, Nur Iriawan, saat dikonfirmasi pada Senin (22/07), membenarkan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen ITS dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, khususnya bidang pengabdian masyarakat.

“Unipra sebenarnya telah memiliki banyak data penelitian. Namun, dari sisi pemanfaatan dan pengelolaannya berbasis teknologi, masih perlu penguatan. Karena itu, kami hadir memberikan pendampingan,” jelas Nur.

- Advertisement -

Baca Juga : Unipra Gandeng PC Fatayat NU Surabaya Kembangkan OPOR

Pelatihan ini dibagi ke dalam dua topik utama. Sesi pertama mengangkat tema “Penguatan Kompetensi Dosen Unipra dalam Eksplorasi Data dan Publikasi Ilmiah”, sementara sesi kedua fokus pada “Permodelan Statistik Terapan bagi Dosen Unipra dalam Rangka Penguatan Kualitas Karya Ilmiah”.

Nur menyebutkan bahwa pelatihan ini terbuka untuk seluruh dosen di lingkungan Unipra. Harapannya, melalui penguatan kemampuan teknis dalam pengolahan data, para dosen dapat meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah mereka.

“Selain memberi manfaat praktis, kami juga berharap pelatihan ini menjadi awal dari kolaborasi riset jangka panjang antara ITS dan Unipra,” tambahnya.

Baca Juga : Permohonan Audensi BEM Unipra Surabaya terkait Retribusi Kebersihan

Menanggapi kegiatan tersebut, Wakil Rektor I Unipra, Bambang Sutejo, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan dari ITS. Ia menilai, keterampilan dalam mengolah data sangat penting bagi dosen, baik dalam konteks penelitian kuantitatif maupun kualitatif.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi dosen yang aktif melakukan penelitian maupun yang bertugas sebagai penguji skripsi. Kemampuan teknis seperti ini harus terus diasah,” kata Bambang.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru