Tuesday, February 10, 2026

Meski Dunia Bergejolak, OJK Pastikan Stabilitas Keuangan Terjaga

Meski Dunia Bergejolak, OJK Pastikan Stabilitas Keuangan Terjaga

Jakarta . Nawacita  – Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 25 Juni 2025 menilai, stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah melemahnya perekonomian global dan peningkatan tensi geopolitik di Timur Tengah.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menyebutkan, lembaga-lembaga internasional kembali menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2025 dan 2026. Dalam laporan terbarunya, World Bank dan OECD menilai, ketidakpastian perkembangan geopolitik masih membayangi prospek pemulihan ekonomi ke depan.

“Ketidakpastian perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok sedikit menurun setelah tercapainya kerangka kesepakatan dagang antara kedua negara. Namun demikian, tensi geopolitik kembali meningkat terutama di kawasan Timur Tengah seiring terjadinya perang Israel dan Iran disusul serangan AS terhadap 3 fasilitas nuklir utama Iran,” kata Mahendra saat konferensi pers RDKB Juni 2025, Selasa (8/7/2025).

- Advertisement -

Baca Juga : Bangun Perekonomian Daerah, Gubernur Jateng Dapat Dukungan dari OJK

Diungkapkan, tekanan terhadap pasar keuangan dan harga minyak mereda setelah gencatan senjata Israel dan Iran diberlakukan. Di tengah perkembangan tersebut, indikator ekonomi global menunjukkan tren moderasi dan sebagian besar di bawah ekspektasi. Hal ini mendorong kebijakan fiskal dan moneter global yang lebih akomodatif.

“Di AS, meski outlook pertumbuhan
ekonomi diturunkan, The Federal Reserve (The Fed) masih belum menurunkan suku bunga dan mempertahankan suku bunga acuan (FFR) di kisaran 4,25% – 4,50%, menunggu kejelasan kebijakan tarif dan dampaknya terhadap inflasi,” tuturnya.

“Sementara itu, perekonomian domestik masih menunjukkan resiliensi di tengah
tekanan global. Laju inflasi terus menurun, dengan inflasi inti tercatat termoderasi ke level 2,37% (yoy),” terang dia

Ia menambahkan, dari sisi eksternal, neraca perdagangan pada Mei 2025 kembali mencatatkan
surplus cukup besar setelah sempat mengalami tekanan pada bulan sebelumnya,” tambahnya.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru