BPS Ungkap Dominasi Industri & Pertanian, Sektor Pertambangan Justru Merana
Surabaya, Nawacita.co – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Provinsi Jawa Timur dari Januari hingga Mei 2025 mencapai US$11,24 miliar, meningkat 9,63 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, Zulkipli, menyampaikan pertumbuhan ini didorong kuat oleh ekspor nonmigas yang menyumbang US$11,00 miliar, atau mengalami kenaikan 11,04 persen year-on-year. Hal ini menunjukkan ketangguhan sektor industri dan pertanian Jawa Timur meski di tengah fluktuasi ekonomi global.
“Khusus untuk Mei 2025, nilai ekspor Jawa Timur menembus US$2,92 miliar, meningkat tajam 37,80 persen dibandingkan Mei 2024,” paparnya.
Baca Juga: Wisman Serbu Jatim, Kunjungan Naik 7 Persen Tapi Wisatawan Lokal Justru Menciut!
Zulkipli mengungkapkan, dari sepuluh komoditas ekspor utama nonmigas, kakao dan olahannya menjadi bintang utama dengan lonjakan ekspor mencapai US$179,16 juta atau naik 86,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Ini menjadi sinyal positif bahwa produk pertanian berbasis hilirisasi mulai menunjukkan daya saing tinggi di pasar internasional,” ujar Zulkipli.
Selain itu, Zulkipli menambahkan, melihat dari sektornya, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan mendominasi dengan nilai US$10,40 miliar, naik 9,81 persen dari tahun sebelumnya.Tak kalah menarik, sektor pertanian menunjukkan lompatan tinggi dengan kenaikan 44,14 persen, menegaskan pentingnya peran sektor ini dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah.
“Namun sebaliknya, ekspor hasil pertambangan dan lainnya justru mengalami penurunan cukup tajam sebesar 32,26 persen,” pungkasnya.
Reporter: Alus

