Tuesday, February 10, 2026

Penumpang Selundupkan Belasan Ular Berbisa Dalam Pesawat di India

Penumpang Selundupkan Belasan Ular Berbisa Dalam Pesawat di India

JAKARTA, Nawacita – Penumpang Selundupkan Belasan Ular Berbisa, Kasus Ular hidup kembali masuk ke pesawat India. Petugas bea cukai Mumbai mengatakan menghentikan seorang penumpang pesawat yang datang dari Thailand dengan muatan ular-ular hidup yang menggeliat.

Ini merupakan penyitaan ketiga di bulan ini. Setidaknya sudah 16 ular hidup disita.

“Petugas bea cukai… menggagalkan upaya penyelundupan satwa liar baru, 16 ular hidup… disita dari penumpang yang kembali dari Thailand,” kata petugas bea cukai di bandara di pusat keuangan India itu, dikutip AFP, Senin (30/6/2025).

- Advertisement -

Penumpang, yang tiba pada hari Minggu, telah ditangkap. Badan bea cukai mengatakan dalam sebuah pernyataan “penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung”.

Baca Juga: Daftar Ular Paling Berbisa di Dunia

Ular hidup termasuk reptil sering dijual dalam perdagangan hewan peliharaan, di mana ebagian besar tidak berbisa atau memiliki racun yang terlalu lemah untuk membahayakan manusia. Ular tersebut termasuk ular garter, ular tikus badak, dan ular boa pasir Kenya.

Penumpang Selundupkan Belasan Ular
Penumpang Selundupkan Belasan Ular Berbisa Dalam Pesawat di India.

Pada awal Juni, petugas bea cukai India juga menghentikan seorang penumpang yang menyelundupkan puluhan ular berbisa, yang juga datang dari Thailand. Beberapa hari kemudian, petugas menghentikan penumpang lain yang membawa 100 hewan termasuk kadal, burung madu, dan possum pemanjat pohon.

Pemantau perdagangan satwa liar TRAFFIC- yang memerangi penyelundupan hewan dan tumbuhan liar- telah memperingatkan tentang tren “yang sangat meresahkan” dalam perdagangan gelap yang didorong oleh perdagangan hewan peliharaan eksotis. Lebih dari 7.000 hewan, baik yang hidup maupun yang mati, telah disita di sepanjang rute udara Thailand-India dalam 3,5 tahun terakhir.

cnbnws.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru