Sunday, February 15, 2026

Rektor UNAIR Sentil Pemerintah: Jangan Biarkan Vaksin Asing Dominasi Negeri Sendiri

Rektor UNAIR Sentil Pemerintah: Jangan Biarkan Vaksin Asing Dominasi Negeri Sendiri

Surabaya, Nawacita.co – Rektor Universitas Airlangga (UNAIR), Mohammad Nasih, menyoroti akan kurangnya perhatian dari pemerintah dan pihak stakeholder lain dalam pengembangan riset kesehatan di bidang pendidikan.

Menurutnya, karena kurangnya pemerintah menyoroti keterlibatan perguruan tinggi dalam pengembangan vaksin nasional menjadikan vaksin luar masuk ke Indonesia. Seperti Vaksin TBC M72 yang didanai Bill Gates yang akan masuk di Indonesia.

“Seperti vaksin TBC, dinilai masih perlu ditingkatkan secara signifikan. Jangan hanya menyalahkan kondisi tanpa bertindak. Kita harus terlibat dalam penyiapan SDM dan riset, agar tidak hanya jadi penonton di rumah sendiri,” tegasnya usai ditemui pada Agenda Pengukuhan Guru Besar Universitas Airlangga ke-308, (22/5/2025).

- Advertisement -

Menurutnya, tantangan kesehatan masyarakat tidak bisa diselesaikan hanya dengan retorika. Butuh sinergi antara pemangku kepentingan, terutama perguruan tinggi, untuk melahirkan inovasi, menyiapkan sumber daya manusia unggul, dan menjadi penggerak kolaborasi yang berkelanjutan.

Baca Juga: UNAIR Tambah 6 Profesor FK Siap Tempur Majukan Dunia Kesehatan

Sebagai institusi akademik yang telah lama berkiprah di bidang kesehatan, UNAIR menegaskan bahwa peran perguruan tinggi tidak cukup hanya dalam bentuk publikasi ilmiah atau seminar, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Kalau kita tidak ambil peran, pihak lain yang akan melakukannya. Maka, mari kita berkontribusi sesuai kapasitas kita masing-masing,” pungkasnya.

Dengan semangat tersebut, UNAIR mengajak seluruh sivitas akademika, mitra industri, hingga pemangku kebijakan untuk bersatu dalam membangun ekosistem kesehatan nasional yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

Reporter: Alus

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru