Pemprov Jatim Beri Beasiswa S2-S3 untuk Dosen Pesantren
SURABAYA, Nawacita – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri penerimaan beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang diadakan di Islamic Center Surabaya, pada Selasa (20/5/2025).
Jawa Timur dikenal sebagai provinsi dengan basis pesantren terkuat di Indonesia. Tak kurang dari 6.700 pesantren memiliki lebih dari 500 santri aktif.
Memandang aktif partisipasi santri dalam perkembangan pendidikan di Jawa Timur. Serta menyoroti berbagai langkah strategis yang tengah dan akan dijalankan, mulai dari penguatan pesantren dalam dunia pendidikan.
Khofifah menyebutkan bahwa pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga harus menjadi pusat pengembangan keilmuan dan teknologi.
Baca Juga: Khofifah Ajak Masyarakat Jatim Bangkit dan Berkreasi Bersama di Harkitnas
“Khusus pesantren yang memiliki perguruan tinggi, dosen-dosen tetapnya kini kami dukung dengan beasiswa S2 dan S3,” ungkap Khofifah.
Hasilnya, 14 dosen sudah lulus S3, membuktikan komitmen Pemprov dalam memperkuat intelektual pesantren.
Tahun ini, Jawa Timur juga mulai mengirimkan mahasiswa program S2 ke Mesir, khususnya ke Universitas Al-Azhar. “Kita ingin mereka pulang bukan hanya sebagai sarjana, tapi sebagai ulama Azhar, yang punya kedalaman ilmu dan kekuatan kepemimpinan spiritual,” tegas Khofifah.
Dengan ini diharapkan seluruh inisiatif ini menegaskan tekad Jawa Timur dalam mencetak generasi masa depan yang tak hanya cerdas, tapi juga tepat jurusan, adaptif, dan siap bersaing secara global.
“Semua harus bergerak. Dari pesantren sampai ke sekolah umum, dari guru hingga orang tua. Inilah cara kita menyiapkan masa depan, dengan langkah konkret dan berbasis ilmu,” seru Khofifah. (Al)

